Selasa, 26 Oct 2021
Radar Kediri
Home / Features
icon featured
Features

Mbah Kasih Masih Tunggu Ksatria Sosial

Dapat Bantuan Tiga Sepeda dan Tiga HP

12 Oktober 2021, 09: 33: 14 WIB | editor : Adi Nugroho

Mbah Kasih Masih Tunggu Ksatria Sosial

WARGA NGANJUK: Mbah Kasih menunjukkan fotokopi KTP dan KK sebagai warga Desa Joho, Kecamatan Pace. (Andhika Attar - Radar Kediri)

Share this      

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Berita tentang penderitaan Mbah Sukasih, warga Desa Joho, Kecamatan Pace di Jawa Pos Radar Nganjuk pada Minggu (10/10) membuat banyak pihak prihatin. Bantuan kepada Mbah Kasih dan ketiga cucunya yang sudah yatim akhirnya mengalir. “Saya tidak tahu siapa yang memberi. Dari dinas, komunitas atau pribadi,” ujar Mbah Kasih saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin. 

Bantuan yang diterima Mbah Kasih dan ketiga cucunya bermacam-macam. Mulai dari sembako, uang, tiga handphone, dan tiga sepeda. Karena tiga cucu Mbah Kasih membutuhkan handphone untuk belajar daring dan sepeda untuk pergi ke sekolah. Tiga cucu tersebut adalah Nabila Lintang Nur Wiyana, 16, siswi kelas X SMAN 1 Pace; Neila Wulan Nur Cahyani, 13, siswi kelas VIII SMPN 1 Pace; dan M. Rizki Nur Wijaya, 10, siswa kelas V SDN Joho 3. “Terima kasih banyak atas bantuannya,” ujar nenek berusia 60 tahun.

Saat ini Mbah Kasih membutuhkan bantuan untuk pengobatan dugaan tumor yang ada di perutnya. Karena setiap hari, perutnya semakin membuncit. “Rasanya mbesesek seperti kembung,” ujarnya.

Baca juga: Dinsos Kabupaten Kediri Gelar Lomba Surati Presiden

Mbah Kasih Masih Tunggu Ksatria Sosial

SENANG: Rizki mendapat bantuan sepeda. Mbah Kasih berharap Ksatria Sosial membantu pengobatannya. (Andhika Attar- Radar Kediri)

Harapannya, Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang saat ini diurus perangkat desa setempat segera keluar. Sehingga, dia bisa berobat gratis. Selain itu, Dinsos Pemberdayaan Perempuyan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Nganjuk yang memiliki program Kstaria Sosial yang salah satunya menjemput warga miskin yang sakit untuk berobat di fasilitas kesehatan (faskes) diharapkan Mbah Kasih benar-benar ada. “Iya pengin berobat  gratis dan sembuh agar bisa merawat tiga cucu saya,” ujarnya.

Menurut Mbah Kasih, dia adalah warga asli Joho. Namun, dia sempat merantau ke Samarinda. Kemudian, kembali ke Joho. Saat ini, dia sudah memiliki KTP dan KK dengan alamat Desa Joho, Kecamatan Pace. “Ini KTP dan KK saya,” ujarnya sambil menunjukkan KTP dan KK.

 Sementara itu, Kaur Tata Usaha dan Umum Desa Joho Tafakur mengatakan, KIS untuk Mbah Kasih sekeluarga sedang diurus. “Mbah Kasih juga mendapat bantuan sosial tunai sebesar Rp 300 ribu sebulan,” ujarnya.

 Secara terpisah, Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Nganjuk Nafhan Tohawi mengatakan, tim Kstaria Sosial langsung bergerak cepat setelah mengetahui kondisi Mbah Kasih dan keluarganya. Tim segera berkoordinasi dengan Desa Joho untuk pengurusan KIS. “Kstaria Sosial akan segera memberikan bantuan pengobatan untuk Mbah Kasih,” ujarnya.

(rk/tar/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia