Selasa, 26 Oct 2021
Radar Kediri
Home / Features
icon featured
Features

Seger Sutrisno, Pelatih Persenga di Liga 3 Jatim

11 Oktober 2021, 15: 29: 40 WIB | editor : Adi Nugroho

Seger Sutrisno, Pelatih Persenga di Liga 3 Jatim

BERTANGAN DINGIN: Seger Sutrisno bertekad membawa Persenga lolos dari grup H Liga 3. (Andhika Attar - Radar Kediri)

Share this      

Manajemen Persenga menunjuk Seger Sutrisno menjadi pelatih Laskar Singa Barong di Liga 3 Jatim. Beban berat dipikul Seger. Mantan pelatih Persebaya  ini harus bisa membawa Persenga berprestasi dengan dana yang superminim.

ANDHIKA ATTAR, JP Radar Nganjuk

Seorang pria berusia 65 tahun terlihat serius mengamati pertandingan uji coba Persenga dengan Etam FC di Lapangan Kartoharjo pada Minggu (3/10). Meski usia sudah senja tetapi lelaki  yang bernama lengkap Seger Sutrisno itu masih terlihat sehat. Sorot matanya tak pernah luput dari pergerakan pemain Persenga saat menyerang maupun bertahan. Sesekali dia menundukkan kepala. Mencatat beberapa nama pemain termasuk kelebihan dan kekurangan pemain Persenga. Setelah pertandingan dengan kemenangan Persenga 3-2, Seger yang ditunjuk manajemen menjadi pelatih Persenga di Liga 3 Jatim langsung mendatangi pemain. Mereka membuat lingkaran dan mendengarkan arahan Seger. Tidak ada ekspresi kebahagiaan yang terpancar dari raut muka Seger meski anak asuhnya berhasil menang. “Ini hanya uji coba. Menang dan kalah tidak terlalu penting,” ujar Seger mengomentari hasil pertandingan.

Baca juga: Esther Amelia Monica, Yoga dan Pola Hidup Sehat

Mantan pelatih Persebaya U-17 ini justru  menganggap banyak kelemahan yang ditunjukkan Trian Wicaksono dkk. Akibatnya, gawang Laskar Singa Barong bisa dibobol dua kali oleh klub lokal Nganjuk. Padahal, Persenga akan  bermain di grup H Liga 3 Jatim. Trian dkk akan menghadapi tuan rumah Persiga Trenggalek, Perspa Pacitan, Swiss FC Magetan, dan Persemag Magetan.   “Anak-anak bermain terlalu lambat. Harusnya lebih cepat,” ungkapnya.

Beberapa koreksi di kantongi Seger. Mulai dari strategi permainan, transisi bermain, hingga masalah non-teknis seperti halnya komunikasi dan mental. Semuanya dicatat Seger. Nantinya, catatan itulah yang akan dijadikan bahan perbaikan untuk timnya tersebut. “Masih banyak yang harus diperbaiki,” ujar bapak lima anak ini.

Meski demikian, Seger menganggap, pemain Persenga memiliki potensi yang bagus. Secara skill, fisik, dan mental, pemain Laskar Singa Barong menjanjikan. Mereka bisa ditingkatkan dan berprestasi di Liga 3 Jatim. Karena itu, saat manajemen menawarinya menjadi pelatih Persenga, Seger langsung menerimanya. Dia tidak mempersoalkan dana minim yang dimiliki klub kebanggaan Kota Angin tersebut. “Banyak pemain Nganjuk yang berpotensi menjadi pemain profesional,” ujarnya.

Berbekal pengalaman melatih di Persebaya, Seger optimistis bisa membawa Persenga berprestasi. Mantan pemain Persebaya yang berhasil menjadi juara perserikatan tahun 1978 ini akan meningkatkan kemampuan anak didiknya. “Kami akan berlatih serius tapi santai agar anak-anak bisa tampil bagus di Liga 3 Jatim nanti,” ujarnya.

Sesuai dengan target yang diberikan manajemen, Seger harus bisa membawa Persenga lolos dari grup H. Itu artinya, Trian dkk minimal harus menjadi runner up grup H. Itu bukan pekerjaan yang mudah. Karena Persenga harus bermain di kandang Persiga. Kemudian, dana yang dimiliki Persenga berasal dari kantong pribadi manajemen. Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk tidak ada untuk Persenga. “Harus kerja keras untuk bisa lolos dari penyisihan grup,” ujar Seger.

(rk/tar/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia