Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mereka yang Menjadi Jawara di Beat School Contest 2020 (7)

adi nugroho • Senin, 9 Maret 2020 | 03:31 WIB
mereka-yang-menjadi-jawara-di-beat-school-contest-2020-7
mereka-yang-menjadi-jawara-di-beat-school-contest-2020-7


Video tersebut berdurasi pendek. Tapi, membuatnya benar-benar butuh perjuangan. Sempat kelelahan saat pengambilan gambar, hingga proses pembuatan video sempat tertunda.


 


RENDI MAHENDRA, JP Radar Kedriri, Kabupaten


 


Video itu hanya singkat. Berdurasi 2 menit 54 detik. Judulnya Ragam Pesona Kediriku. Meski begitu, dengan penggarapan maksimal dan detail membuat video tourism itu mampu memukau juri dan penonton School Contest XIII.


“Penuh perjuangan,” tutur Ryhan Putra Samodra, sang sutradara dari SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri. Sesuai temanya yaitu tempat wisata, Ryhan dan bersama empat siswa lainnya, yaitu Fadilla Nanda Pramesinta, Febrian Berti Prayoga, Jezkiel Andriano Sheva, serta  Devina Holly Alberta mendatangi sejumlah tempat wisata.


Paling berkesan saat mereka mengambil gambar di Sendang Tirto Kamandanu, Desa Menang, Kecamatan Pagu. Holly dan Fadila berperan menari di sendang tersebut. Tak disangka, tiba-tiba mereka jatuh dan tak sadarkan diri. “Akhirnya kami menunda pengambilan gambar. Ternyata di tempat itu tidak boleh menari,” tutur Ryhan.


Tak hanya di Menang, mereka pun mengunjungi tempat wisata Kabupaten Kediri lainnya. Ada wisata Air Terjun Dolo di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo. Selain itu, menambah keindahan video, mereka sengaja mengambil gambar wisata Tebing Sumbing, Gunung Kelud, Sumber Jembangan, dan Gazebo di Wisata Besuki. Tentu saja, tidak ketinggalan monumen di area Simpang Lima Gumul. “Alasan kami memilih tempat tersebut karena menawarkan keindahan alamnya yang indah Kak. Dan selain itu, saya juga ingin memperkenalkan keindahan alam yang ada di Kediri,” jelas Ryhan.


Mereka juga menambahkan kuliner tradisional seperti klepon di warung Klepon Miroso, Desa Wonosari, Kecamatan Pagu. Kuliner klepon diakuinya sangat menarik karena saat ini telah ditinggalkan banyak orang. “Ingin memperkenalkan makanan khas dari Kediri, karena makanan ini seperti sudah dilupakan oleh masyarakat Kediri,” tambah Ryhan.


Video juga semakin menarik dengan narasi yang dibacakan Berti dengan merdu dan menarik. Pengambilan gambar pun dibuat maksimal dengan menambahkan drone. Apalagi, Jezkiel sebagai kameramen pintar mengambil momen. Khususnya saat pengambilan dari ketinggian seperti air terjun.


Proses pembuatan video yang lancar tak lepas dari pembahasan konsep yang sangat matang. Padahal, awalnya, mereka memang harus berganti-ganti konsep terlebih dulu. Setelah ketemu satu ide, mereka harus berdiskusi beberapa kali agar konsep benar-benar sesuai. Sampai akhirnya, sepakat dengan ide videografi yang meng-explore keindahan alam kediri, budaya, serta kuliner yang ada di Kabupaten Kediri. Perjuangan itu pun berbuah manis. Mereka berhasil menyisihkan peserta lainnya dan meraih gelar terbaik dalam Video Tourism di ajang School Contest XIII.


Sementara pemenang dari kontes Videogram tersebut yakni Figo Aqil Febriansyah. Pelajar kelas 10 IPA 3 SMA Negeri 1 Gurah. Video yang berduasi tak lebih 1 menit tersebut menampilkan kemeriahan School Contest.


Menurut Figo, videogram yang dibuatnya ingin menunjukkan bahwa school contest tak hanya ajang kompetisi, tapi juga merangsang kreativitas anak muda khususnya pelajar. Videogram tersebut dia beri judul SC XIII There Is Only Joy. Memang dalam video tersebut Figo tak terlalu menonjolkan sisi kompetisi, justru momen-momen unik, dan lucu pada gelaran School Contest. Membuat yang melihatnya terhibur dan penasaran dengan aneka acara di School Contest.


Karena itulah, video ini menarik perhatian juri, sehingga bisa menjadi juara 1.  “Konsepnya yaitu saya ingin menunjukkan bahwa SC itu bukan hanya sebuah kompetisi, melainkan sebuah ajang untuk para anak muda berkreativitas dan saling berbagi pengalaman,” jelas Figo.


 

Editor : adi nugroho
#SMAN 5 Taruna Brawijaya #kediri #school contest