Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Magnet Bintang Piala Dunia

A
BERSAMA GOAT: Beberapa cewek berfoto dengan latar lukisan Lionel Messi dan Christiano Ronaldo. Kadisbudparpora Zachrie Ahmad. (Foto: Wahyu Adji)
BERSAMA GOAT: Beberapa cewek berfoto dengan latar lukisan Lionel Messi dan Christiano Ronaldo. Kadisbudparpora Zachrie Ahmad. (Foto: Wahyu Adji)
KOTA, JP Radar Kediri – Dua karya seni yang dipamerkan dalam Selasar Seni Daha 2022 di Taman Sekartaji menjadi spot foto favorit pengunjung di hari pertama kemarin. Yaitu lukisan The Icon 2022 dan Trimantra Duduk Bersila. Warga yang datang melihat-lihat agenda seni terbesar dan pertama di Kediri itu bergantian berfoto dengan latar karya tersebut.

The Icon 2022 adalah portret dua bintang sepak bola dunia, Lionel Messi asal Argentina dan Christiano Ronaldo dari Portugal. Dua lukisan yang bersanding itu karya Yudha Afif Kurniawan, pelukis asal Kediri. Sedangkan Trimantra Duduk Bersila karya komunitas seni Gulung Tukar yang didirikan oleh Benny Widyo, kurator pameran seni ini.

“Instalasi ini adalah wujud refleksi kita setelah melalui pandemi. Ketika pengunjung berinteraksi dengan instalasi ini mereka akan menyatu dan pengalaman terlahir kembali,” urai Benny.

Photo
Photo
Direktur JPRK Kurniawan Muhammad melihat karya foto yang dipamerkan dalam Selasar Seni Daha 2022 tadi malam. (Foto: Wahyu Adji)

Menurutnya, selama pandemi banyak penyesuaian yang hadir di kehidupan sehari-hari. Seperti oran tak banyak melakukan aktivitas atau gerakan fisik selama pandemic. Karena semua serba dibatasi. Namun, hal itu menurut Benny justru menjadi momentum untuk refleksi diri.

“Ketika direfleksikan kita melihat pola yang sama dilakukan oleh para leluhur kita dulu,” tuturnya.

Yang dimaksud Benny adalah aktivitas bertapa atau bertirakat. Yang menjadi bagian dari kebudayaan yang diwariskan para pendahulu. Memang, banyak pengunjung pameran yang mencoba merasakan sensasi bertapa dengan duduk bersila di karya instalasi tersebut.

“Mereka akan menyatu dengan instalasi dan mengalami pengalaman terlahir kembali berupa tembakan proyeksi animasi  tentang tiga masa: lalu, sekarang, dan depan,” urai Benny panjang lebar.

Sementara, The Icon 2022 menggambarkan idola dalam pop culture. Yaitu dua tokoh sepak bola dunia. Dua tokoh itu menjadi pusat perbincangan masyarakat terutama ketika Piala Dunia baru saja bergulir.

Beberapa pengunjung terlihat berswafoto maupun dipotret dengan latar gambar kedua tokoh tersebut. Lukisan Ronaldo dengan background biru memakai jersey merah dan tangan disilangkan di dada. Dia tampak gagah dengan gaya rambutnya yang khas. Sementara Messi memakai jersey Argentina yang baru saja menjadi juara FIFA World 2022.

“Karya ini saya ciptakan sebagai respons terhadap event olahraga terbesar di jagat raya. Yakni helatan Piala Dunia yang digelar sekali dalam empat tahun,” terang Yudha.

Di Indonesia sepak bola juga menjadi olahraga dan tontonan favorit. Banyak anak kecil yang bermimpi menjadi pemain sepak bola profesional. “Tujuan saya melukis dua ikon ini sebagai bentuk rasa kagum terhadap bakatnya.  Selain itu saya kira setiap anak yang cinta olahraga ini ingin menjadi seperti mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Selasar Seni Daha 2022 hari pertama kemarin diwarnai dengan Curatorial Tour For Student. Diikuti siswa dari 12 SMA dari Kota dan Kabupaten Kediri. Ratusan siswa ini berkeliling dengan dipandu kurator Benny. Untuk melihat puluhan karya seni yang dipamerkan.

Selain pameran karya seni, acara hasil kerja sama Pemkot Kediri dengan Jawa Pos Radar Kediri ini menampilkan festifal musisi jalanan yang berhadiah total hadiah Rp 10 juta. Belasan musisi jalanan hadir memamerkan bakat dan kreativitasnya di hadapan para juri dan pengunjung.

Di malam harinya, Selasar Seni Daha 2022 dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri Zachrie Ahmad. Didampingi Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad, Zachrie berkeliling melihat karya yang dipamerkan.

Penasaran dengan karya-karya lain dari puluhan seniman? Buruan datang dan saksikan Selasar Seni Daha 2022. Karena hari ini masih berlangsung hingga nanti malam yang ditutup dengan pengumuman pemenang Festival Musisi Jalanan.

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Usung Misi Bangkitkan Ekosistem Bisnis, HIPMI Kabupaten Kediri Kolaborasi dengan Radar Kediri

Usung Misi Bangkitkan Ekosistem Bisnis, HIPMI Kabupaten Kediri Kolaborasi dengan Radar Kediri

Sinergi yang dibangun dengan Jawa Pos Radar Kediri diharapkan bisa membuka jalan organisasi pengusaha muda ini untuk mengabdikan diri bagi masyarakat Kediri.

Siap Unjuk Bakat! Peserta School Contest XVIII Antusias Mengikuti TM

Siap Unjuk Bakat! Peserta School Contest XVIII Antusias Mengikuti TM

Antusiasme menyambut School Contest XVIII – GENZVERSE Digital Roots Local Soul semakin terasa. Kemarin (21/10), peserta dari empat kategori lomba bersemangat

Excited Menunggu School Contest 2026! Empat Lomba Ikuti Technical Meeting Hari Pertama

Excited Menunggu School Contest 2026! Empat Lomba Ikuti Technical Meeting Hari Pertama

Atmosfer persaingan di antara para peserta School Contest  2026 mulai terasa. Setidaknya terlihat dalam technical meeting (TM) hari pertama-dari rencana tiga hari.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer