25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Darmanto, Peraih Hadiah Umrah Undian Pelanggan Jawa Pos Radar Kediri

- Advertisement -

Angan-angan pelanggan setia Jawa Pos Radar Kediri ini tak muluk. Hanya ingin mendapat hadiah emas untuk diberikan sang istri. Siapa kira bila dia justru mendapat hadiah utama, pergi ke Tanah Suci.

Rak sepatu berbahan particle board itu berdiri di pojok ruang tamu rumah Darmanto. Di bagian atasnya menumpuk koran Jawa Pos Radar Kediri. Yang merupakan edisi lama, yang telah tuntas dibaca pemilik rumah.

Sementara, di meja kaca, juga  tergeletak lembaran-lembaran koran yang sama. Yang ini, masih baru. Sebagian lembarnya terpegang tangan Darmanto, dibacanya.

“Saya telah berlangganan Jawa Pos Radar Kediri sejak 2005,” ucap pekerja proyek ini sambil meletakkan koran yang baru dibacanya ke meja.

Ada nada gembira yang terdengar dari lontaran ucapan lelaki itu. Maklum, warga Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota ini baru saja mendapat ‘durian jatuh’. Dia menjadi pemenang utama undian pelanggan yang rutin digelar oleh Jawa Pos Radar Kediri. Hadiah pergi ke Tanah Suci untuk ber-umrah bersama Rameyza Tour Umrah dan Haji.

- Advertisement -

Sebagai pelanggan setia, Darmanto nyaris ikut setiap kali ada undian pelanggan. Namun, baru kali ini mendapatkan hadiah sebesar itu.

Uniknya, saat ikut undian pelanggan kali ini dia tak memberitahu sang istri, Dewi Khusnul Khotimah. Maklum, dia berharap mendapat hadiah kepingan emas. Sebagai hadiah kejutan untuk sang istri.

Baca Juga :  Kegiatanku saat Covid-19 Datang ke Tanah Air

“Saya nggak  bilang istri saat mendaftar. Ingin membuat kejutan bila menang nanti,” kenangnya sambil mengembangkan senyum.

Mengirim kuponnya pun dalam waktu yang mepet. Hampir mendekati batas akhir penyerahan. Meskipun berangan-angan mendapat hadiah emas tapi dia tak berharap banyak. Karena itu, ketika dia diberitahu memenangi hadiah utama, tak bisa menutupi keterkejutan.

Apa yang membuatnya terkejut? Ternyata, sebelum mendapat telepon dari Jawa Pos Radar Kediri, dia sempat menyelutuk kepada sang istri,” Dik, besok kamu tak ajak umrah bersama anak-anak.”

Obrolan itu berlangsung di gang sebelah rumah. Sang istri pun tak menanggapi serius karena dianggap sebagai guyonan. Meskipun dia sebenarnya sudah punya firasat. Yaitu bermimpi pergi ke Makkah.

“Setelah mimpi itu istri saya hanya membatin, kalau umrah dia juga berharap penyakit anak saya bisa diangkat,” ucap Darmanto.

Ya, anak ketiga mereka yang berusia tujuh tahun menderita sakit. Selalu susah tidur. Mirip dengan penyakit anak keduanya dulu, yang kini sudah meninggal.

Kini, setelah mendapat hadiah umrah, ada satu ‘PR’ yang dia pikirkan. Karena Darmanto sejatinya punya keinginan mengajak seluruh keluarganya ber-umrah. Tapi itu dia rencanakan dua tahun lagi. Ternyata, kini dia mendapat kesempatan berangkat lebih cepat.

Baca Juga :  Antusiasme Tinggi, Peserta Mathmaster Lupa Pulang

“Satu sisi saya sangat bersyukur dapat hadiah (umrah) gratis. Tapi ya agak waswas karena belum banyak persiapan,” ujarnya sambil tertawa lepas.

Darmanto termasuk pelanggan setia Jawa Pos Radar Kediri. Dia salah satu pelanggan yang melakukan pembayaran selama satu tahun di awal. “Soalnya kalau sebulan sekali kadang lupa,” ucapnya.

Sebelumnya, dia juga pernah berlangganan koran lain. Namun, karena menganggap isinya kurang menarik dia akhirnya memilih berlangganan Jawa Pos Radar Kediri hingga sekarang.

Selama berlangganan tidak ada sedikit pun rasa bosan. Selain berita yang dimuat menarik, juga menjadi salah satu relasi dirinya untuk mengembangkan usahanya. “Saya kan kerjanya di proyek, jadi kalau ada berita pembangunan gitu saya bisa tahu di wilayah Kediri tempatnya mana saja yang mau dibangun. Jadi saya bisa melakukan penawaran. Siapa tahu ada yang mau pinjam alat saya,” ujarnya.

Darmanto sendiri adalah penyuka berita politik. Tapi, rubrik zodiac yang terbit di edisi Sunday juga menarik perhatiannya. Yang akan dia baca pertama kali ketika koran itu datang.

- Advertisement -

Angan-angan pelanggan setia Jawa Pos Radar Kediri ini tak muluk. Hanya ingin mendapat hadiah emas untuk diberikan sang istri. Siapa kira bila dia justru mendapat hadiah utama, pergi ke Tanah Suci.

Rak sepatu berbahan particle board itu berdiri di pojok ruang tamu rumah Darmanto. Di bagian atasnya menumpuk koran Jawa Pos Radar Kediri. Yang merupakan edisi lama, yang telah tuntas dibaca pemilik rumah.

Sementara, di meja kaca, juga  tergeletak lembaran-lembaran koran yang sama. Yang ini, masih baru. Sebagian lembarnya terpegang tangan Darmanto, dibacanya.

“Saya telah berlangganan Jawa Pos Radar Kediri sejak 2005,” ucap pekerja proyek ini sambil meletakkan koran yang baru dibacanya ke meja.

Ada nada gembira yang terdengar dari lontaran ucapan lelaki itu. Maklum, warga Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota ini baru saja mendapat ‘durian jatuh’. Dia menjadi pemenang utama undian pelanggan yang rutin digelar oleh Jawa Pos Radar Kediri. Hadiah pergi ke Tanah Suci untuk ber-umrah bersama Rameyza Tour Umrah dan Haji.

Sebagai pelanggan setia, Darmanto nyaris ikut setiap kali ada undian pelanggan. Namun, baru kali ini mendapatkan hadiah sebesar itu.

Uniknya, saat ikut undian pelanggan kali ini dia tak memberitahu sang istri, Dewi Khusnul Khotimah. Maklum, dia berharap mendapat hadiah kepingan emas. Sebagai hadiah kejutan untuk sang istri.

Baca Juga :  Awas, Kutu Pemicu Infeksi Parasit pada Kucing 

“Saya nggak  bilang istri saat mendaftar. Ingin membuat kejutan bila menang nanti,” kenangnya sambil mengembangkan senyum.

Mengirim kuponnya pun dalam waktu yang mepet. Hampir mendekati batas akhir penyerahan. Meskipun berangan-angan mendapat hadiah emas tapi dia tak berharap banyak. Karena itu, ketika dia diberitahu memenangi hadiah utama, tak bisa menutupi keterkejutan.

Apa yang membuatnya terkejut? Ternyata, sebelum mendapat telepon dari Jawa Pos Radar Kediri, dia sempat menyelutuk kepada sang istri,” Dik, besok kamu tak ajak umrah bersama anak-anak.”

Obrolan itu berlangsung di gang sebelah rumah. Sang istri pun tak menanggapi serius karena dianggap sebagai guyonan. Meskipun dia sebenarnya sudah punya firasat. Yaitu bermimpi pergi ke Makkah.

“Setelah mimpi itu istri saya hanya membatin, kalau umrah dia juga berharap penyakit anak saya bisa diangkat,” ucap Darmanto.

Ya, anak ketiga mereka yang berusia tujuh tahun menderita sakit. Selalu susah tidur. Mirip dengan penyakit anak keduanya dulu, yang kini sudah meninggal.

Kini, setelah mendapat hadiah umrah, ada satu ‘PR’ yang dia pikirkan. Karena Darmanto sejatinya punya keinginan mengajak seluruh keluarganya ber-umrah. Tapi itu dia rencanakan dua tahun lagi. Ternyata, kini dia mendapat kesempatan berangkat lebih cepat.

Baca Juga :  Semarak Larung Sesaji di Lereng Kelud

“Satu sisi saya sangat bersyukur dapat hadiah (umrah) gratis. Tapi ya agak waswas karena belum banyak persiapan,” ujarnya sambil tertawa lepas.

Darmanto termasuk pelanggan setia Jawa Pos Radar Kediri. Dia salah satu pelanggan yang melakukan pembayaran selama satu tahun di awal. “Soalnya kalau sebulan sekali kadang lupa,” ucapnya.

Sebelumnya, dia juga pernah berlangganan koran lain. Namun, karena menganggap isinya kurang menarik dia akhirnya memilih berlangganan Jawa Pos Radar Kediri hingga sekarang.

Selama berlangganan tidak ada sedikit pun rasa bosan. Selain berita yang dimuat menarik, juga menjadi salah satu relasi dirinya untuk mengembangkan usahanya. “Saya kan kerjanya di proyek, jadi kalau ada berita pembangunan gitu saya bisa tahu di wilayah Kediri tempatnya mana saja yang mau dibangun. Jadi saya bisa melakukan penawaran. Siapa tahu ada yang mau pinjam alat saya,” ujarnya.

Darmanto sendiri adalah penyuka berita politik. Tapi, rubrik zodiac yang terbit di edisi Sunday juga menarik perhatiannya. Yang akan dia baca pertama kali ketika koran itu datang.

Artikel Terkait

Warga Ngronggo Menangkan Umrah

Magnet Bintang Piala Dunia

Ajang Adu Kreativitas Musisi Jalanan

Most Read


Artikel Terbaru

/