Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Penjualan BBM di SPBU Mini Mobil Indostation Kras Alami Lonjakan 

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 4 Maret 2025 | 13:15 WIB

 

IDOLA BARU: SPBU Mobil Indostation beroperasi di Kras.
IDOLA BARU: SPBU Mobil Indostation beroperasi di Kras.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) mikro Mobil Indostation di Kecamatan Kras ramai diserbu konsumen. Rizal, 35, petugas SPBU Mobil Indostation mengungkapkan, penjualannya kini mengalami peningkatan hingga 100 persen. 

Tingginya permintaan SPBU mini Mobil Indostation itu terjadi sejak munculnya isu Pertamax oplosan. “Biasanya setiap hari hanya terjual 100 liter. Sekarang bisa mencapai angka 200 liter bahkan lebih,” jelas Rizal.

Baca Juga: Megah Property Expo 2025 Segera Hadir di Kediri, Catat Tanggalnya!

Konsumen di SPBU mini tempatnya lebih banyak kendaraan roda dua. Sebelum ada isu oplosan pertamax, rata-rata per hari ada 15 motor yang diisi. Dan untuk kendaraan roda empat hanya 5 unit saja. Tapi sekarang, per harinya jumlah kendaraan yang mengisi ada 25 motor dan 10 mobil.

Untuk diketahui, Mobil Indostation ini hanya menjual dua jenis BBM. Yaitu RON 92 dengan Mobil Gasoline 92. Dengan harga per liternya Rp 13.595 ribu.

Baca Juga: Harga Cabai di Kabupaten Kediri Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Saat ini SPBU mini Mobil Indostation mudah ditemukan. Lokasinya berada hingga ke daerah pelosok yang jauh dari SPBU Pertamina. Hal itu yang membuat SPBU mini Mobil Indostation ini punya banyak pelanggan. 

Kondisinya berbanding terbalik dengan SPBU mini Pertashop yang semakin sepi pembeli. Bahkan ada beberapa yang banyak yang tutup.

Baca Juga: Dukung Pembangunan Sektor Infrastruktur Tanah Air, BRI Berikan Fasilitas Kredit Kepada Indonesia Infrastructure Finance (IIF)

Seperti yang diungkapkan Eliana, 45, pemilik usaha Pertashop di Desa Purwodadi, Kras, mengatakan, dulunya banyak masyarakat yang membeli di Pertashop miliknya. Namun dalam 1 bulan terakhir ini, penjualannya semakin menurun.

“Terlebih lagi ada isu Pertamax oplosan yang membuat kami semakin sepi. Makanya ini kami tutup dulu. Dan belum tahu apakah akan dibuka kembali,” ungkap Eliana yang juga membuka usaha salon kecantikan itu. 

Baca Juga: Bank Emas Pegadaian Diluncurkan, Direktur Utama BRI Sebut Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Dulu, dia bisa menjual hingga 500 liter per hari. Sedangkan dalam satu minggu terakhir, hanya terjual 100 liter saja.

Pantauan koran ini, memang ada sekitar 3 sampai 4 Pertashop di Kecamatan Kras yang sudah tidak beroperasi lagi. Padahal berada di lokasi yang cukup strategis.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di Grup Telegram " Radar Kediri ". Caranya klik link join  telegramradarkediri .  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : rekian
#kediri #kecamatan kras #oplosan pertamax #Mobil Indostation #spbu