Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Cabai Rawit di Kediri Terus Melejit, Ini Peningkatannya!

Hilda Nurmala Risani
Ilustrasi harga cabai rawit semakin melejit.
Ilustrasi harga cabai rawit semakin melejit.

Advertisement

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Harga cabai di Kota Kediri terus melejit. Lonjakan harga tersebut salah satunya terlihat di Pasar Setonobetek. Harga cabai rawit menyentuh angka Rp 65 ribu per kilogram.

Kondisi tersebut diungkapkan oleh Tina, salah satu pedagang pracangan di Pasar Setonobetek. “Harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu, yang jauh lebih meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya,” ujar Tina.

Advertisement

Ya, harga tersebut sudah tergolong naik dibandingkan hari-hari biasa. Jumlah kenaikan harga komoditas ini berada di kisaran angka Rp 5 ribu sampai dengan Rp 10 ribu.

Menurutnya, kenaikan harga ini terjadi seiring dengan tingginya permintaan masyarakat untuk keperluan memasak di momentum kemerdekaan. Sementara stok di pasaran terbatas. Sehingga pedagang terpaksa menaikkan harganya.

Advertisement

“Apalagi ini musim kemarau. Selain stok yang berkurang juga kualitasnya sangat berpengaruh,” ucapnya.

Perempuan asal Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu menyebutkan bahwa fenomena kenaikan harga seperti ini memang selalu terjadi dari tahun ke tahun. Naik turunnya harga terjadi sangat cepat.

Situasi serupa turut dirasakan oleh Titin, 30, seorang warga Kecamatan Pesantren yang berjualan di Pasar Pahing. Ia menyebut bahwa harga cabai rawit terus melejit dalam beberapa hari terakhir. Terhitung sejak satu minggu lalu dengan kenaikan sekitar Rp 10 ribu dibandingkan sebelumnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kenaikan ini dipicu oleh stok cabai di tingkat pasar grosir yang tidak sebanding dengan tingginya permintaan di pasaran. Meskipun stoknya terbatas, ia memastikan bahwa ketersediaan barang masih aman dan kebutuhan masyarakat tetap tercukupi dengan baik.

Terkait dengan volume penjualan, Titin mengungkapkan bahwa permintaan justru semakin berkurang. Sebab masyarakat lebih memilih mengurangi jumlah pembelian. Jika biasanya ia hanya mampu menjual sekitar 7 kilogram dalam sehari, kini penjualannya menurun menjadi 3 kilogram.

Advertisement
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : RADAR KEDIRI'

Artikel Terkait

Ini Penyebab Harga Ayam dan Cabai Rawit Terus Melejit di Kediri, Salah Satunya Faktor Siklus

Ini Penyebab Harga Ayam dan Cabai Rawit Terus Melejit di Kediri, Salah Satunya Faktor Siklus

Naiknya harga komoditas pangan disebabkan beberapa faktor. Di antaranya adalah siklus tanam dan panen. Seperti yang terjadi pada komoditas cabai.

Petikan Sedikit, Harga Cabai Rawit Melejit Dipicu Berakhirnya Masa Panen Raya

Petikan Sedikit, Harga Cabai Rawit Melejit Dipicu Berakhirnya Masa Panen Raya

Harga cabai rawit di Kabupaten Kediri mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Setelah beberapa waktu lalu anjlok hingga di bawah Rp 30 ribu

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp38 Ribu per Kilogram, Timun Hanya Segini Harganya di Pasar Induk Pare

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp38 Ribu per Kilogram, Timun Hanya Segini Harganya di Pasar Induk Pare

Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Pare sempat menyentuh Rp38 ribu per kilogram. Sementara mayoritas harga sayuran lainnya masih relatif stabil.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer