Sabtu, 28 May 2022
Radar Kediri
Home / Ekonomi
icon featured
Ekonomi
SOSIAL

Pemkot Kediri Gelontor Miliaran Rupiah untuk Bansos

26 April 2022, 10: 39: 38 WIB | editor : Adi Nugroho

Pemkot Kediri Gelontor Miliaran Rupiah untuk Bansos

SASARAN BANTUAN: Pemulung mengais sampah di kompleks wisata Goa Selomangleng, Mojoroto. (Rekian - radar kediri)

Share this      

KOTA, JP Radar Kediri- Potensi perputaran uang di masyarakat menjelang Lebaran kian tinggi. Bulan ini saja pemkot mengucurkan dana bantuan sosial (bansos) yang mencapai Rp 2,46 miliar. Diperuntukkan bagi warga miskin lanjut usia (lansia) dan telantar, anak yatim, dan bantuan kematian. 

Total penerima bansos tersebut mencapai tiga ribu orang. “Nama-nama penerima sudah masuk dalam DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial, Red),” kata Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) M. Ferry Djatmiko kemarin.

Kelompok penerima pertama, para lansia miskin dan telantar, akan mendapatkan Rp 200 ribu per bulan. Total jumlah penerima mencapai 1.002 orang. Karena diberikan untuk kurun waktu tiga bulan, dana yang dikeluarkan mencapai Rp 601,2 juta.

Baca juga: Ratusan Warga Rela Antre 4 Jam untuk Beli Minyak Murah

“Bansos diberikan langsung door to door ke rumah penerima manfaat. Penyalurannya tiga bulan sekali,” terang Ferry.

Para lansia telantar yang diberi bantuan bukan mereka yang hidup di jalanan. Menurut Ferry, para penerima manfaat punya tempat tinggal. Namun sudah tak mampu lagi bekerja. Tidak punya penghasilan dan hidup sebatangkara.

Bantuan tersebut diberikan agar mereka bisa meningkatkan kesejahteraan. Terutama bagi mereka yang tak punya usaha atau pekerjaan lagi. Apalagi, saat ini angka harapan hidup di Kota Kediri semakin tinggi. Sehingga berpengaruh pada penambahan jumlah lansia setiap tahunnya.

Kelompok kedua penerima manfaat adalah anak yatim. Hingga Mei, jumlah yang terdata mencapai 2.132 orang. Mereka tersebar di 46 kelurahan yang ada di Kota Kediri.

Besaran uang santunan kepada anak-anak yatim ini sebanyak Rp 200 ribu per bulan. Seperti halnya untuk lansia, penerimaannya tiga bulan sekali. Total dana yang dikucurkan mencapai Rp 1,27 miliar.

Sedangkan bantuan sosial lainnya adalah santunan kematian kepada warga Kota Kediri yang meninggal dunia. Satu orang mendapatkan santunan senilai Rp 2 juta. Hingga saat ini, data yang sudah masuk DTKS sebanyak 290. Para ahli waris yang bakal menerima santunan tersebut.

“Beda dengan tahun sebelumnya, kali ini (bantuan kematian) disalurkan nontunai lewat perbankan,” ujar Ferry kepada Jawa Pos Radar Kediri. Penyalurannya dimulai Jumat (22/4) sampai Jumat (13/5). Total jumlah santunan kematian yang akan disalurkan sebesar Rp 580 juta.

Untuk mendapatkan bansos santunan meninggal tersebut, mereka yang meninggal dunia itu harus terdata di DTKS. Selain itu, ahli waris juga harus mengajukan terlebih dahulu ke dinsos. Untuk teknis penyalurannya, pihak perbankan akan memberikan virtual account. Selanjutnya bantuan bisa diambil di outlet yang sudah ditetapkan.(rq/fud)

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia