Selasa, 07 Dec 2021
Radar Kediri
Home / Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Cegah Harga Anjlok dengan Jual Brambang ke Koperasi

Menkop dan UKM Kunjungi Sentra Bawang Merah

25 Oktober 2021, 10: 49: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

Cegah Harga Anjlok dengan Jual Brambang ke Koperasi

OPTIMALKAN KOPERASI: Teten meminta petani menjual bawang merah ke koperasi agar harga stabil. (Andhika Attar - Radar Kediri)

Share this      

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki mengunjungi sentra bawang merah di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso kemarin siang. Dalam kunjungannya, Teten menilai perlunya peran koperasi untuk menjaga harga dan meningkatkan kesejahteraan para petani brambang di Kota Angin. “Kami melihat kelembagaan petani bawang merah itu yang perlu diperbaiki,” ujar Teten.

Menurutnya, kelembagaan tersebut paling cocok dikemas dalam konsep koperasi. Pria kelahiran 1963 tersebut mengatakan, keberadaan koperasi dapat menjaga nilai tawar antara petani dengan industri. Sehingga, polemik permainan harga di tingkat tengkulak dapat diminimalisir.

Koperasi itu pula nantinya yang akan memfasilitasi penjualan komoditas unggulan di Kota Angin tersebut. Dengan harapan, ke depannya para petani tidak perlu menjual bawang merah hasil panen sendiri-sendiri. Namun, melalui koperasi tersebut.

Baca juga: Pemkot Kediri Sebut Daya Belanja Warga Masih Tinggi

Cegah Harga Anjlok dengan Jual Brambang ke Koperasi

PENGHASIL BRAMBANG: Menkop dan UKM RI Teten Masduki saat meninjau bawang merah di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso Jumat (22/10). (Andhika Attar- Radar Kediri)

Tidak hanya berperan sebagai jembatan penjualan saja, Teten berharap, bahwa peran koperasi tersebut bisa lebih signifikan lagi. Salah satunya dengan menyediakan teknologi pengolahan komoditas bawang merah itu sendiri. Sehingga, apabila hasil panen melimpah harganya tidak merosot. “Jadi nanti bisa diolah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teten mengatakan, bawang merah di Kota Angin sangat potensial. Pasalnya, Kabupaten Nganjuk merupakan daerah penghasilan bawang merah terbesar kedua di tingkat nasional. “Harapannya kesejahteraan petani dapat ditingkatkan,” sambungnya.

Sementara itu, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, pemda sangat mendukung program dari kementerian tersebut. Menurutnya, keberadaan koperasi memang sangat penting. Pasalnya banyak persoalan akan dapat ditangani dengan koperasi tersebut.“Multiplier effect koperasi sangat besar,” ujarnya.

(rk/tar/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia