Minggu, 29 May 2022
Radar Kediri
Home / Ekonomi
icon featured
Ekonomi
Permintaan Meningkat, Potong Sapi Ikut Naik

Stok Daging di Kota Tahu Tidak Kekurangan hingga Lebaran

25 April 2022, 12: 30: 05 WIB | editor : Adi Nugroho

Stok Daging di Kota Tahu Tidak Kekurangan hingga Lebaran

Share this      

KOTA, JP Radar Kediri - Permintaan daging sapi di Kota Kediri terus meningkat. Harga satu kilogram (kg)-nya Rp 115 ribu. Ada kenaikan dibanding harga normal yang dibanderol Rp 105 ribu – Rp 110 ribu per kg. Kenaikan harga daging di Kota Kediri disebabkan karena adanya sentimen pasar.

          Di luar Kota Kediri, harga daging per kg cukup tinggi. Bisa di atas Rp 120 per kg. Bila dibanding dengan daerah lain, kenaikan harga daging di Kota Kediri tidak terlalu signifikan.

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri Salim Dermawan menyebutkan, kenaikan disbebakan karena sentimen pasar sehingga menciptakan harga baru lebih tinggi.

Baca juga: Stok Minim, Harga Daging Ayam di Pasar Setonobetek Naik 

 “Stok yang kita miliki cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal,” kata Salim.

Bahkan jumlah hewan yang masuk ke rumah potong hewan (RPH) di Kota Kediri ikut mengalami kenaikan. Dari biasanya 14 ekor sapi per hari kini menjadi 17 ekor sapi yang dipotong. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, pemotongannya pun mulai dilakukan siang sampai dinihari.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Kediri M Ridwan, pemotongan hewan pada waktu dinihari bertujuan untuk mencukupi permintaan pasar lokal di areal Kota/Kabupaten Kediri. Dia menambahkan, pemotongan sapi di RPH saat ini juga mengalami peningkatan. “Bulan Maret lalu paling tinggi mencapai 446 ekor. April ini kemungkinan juga bisa melampaui bulan lalu,” ujarnya.

          Hingga pertengahan April lalu, jumlah hewan yang dipotong di RPH mencapai 239 ekor. Ridwan meyakini pasokan daging di Kota Kediri tidak akan mengalami kekurangan. “Meski permintaannya tinggi, stok masih tercukupi,” beber Ridwan.

 Sesuai hukum pasar, harga akan terkerek bila permintaan tinggi, sementara barangnya terbatas. Sementara di Kota Kediri permintaan tinggi barangnya tetap tersedia. 

Dia menambahkan, pada saat malam Lebaran, tiap-tiap jagal sudah punya persediaan sapi yang akan disembelih. Itu sebabnya dia yakin stok pangan berupa daging sapi di Kota Kediri masih aman. Adapun harga hanya mengalami sedikit kenaikan.

Untuk diketahui, jumlah hawan yang dipotong di RPH pada awal tahun terbilang tinggi. Januari lalu jumlahnya mencapai 421 ekor. Angka itu turun pada Februari hanya 374 ekor saja. Sedangkan pada Maret lalu angkanya naik tajam menjadi 446 ekor. Ridwan optimistis jumlahnya akan meningkat lagi pada April ini. Sebab per 15 April, jumlah hewan yang dipotong kini sudah mencapai 239 ekor. (rq/baz)

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia