25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Musim Panen, Hasil Buah Durian Sedikit

- Advertisement -

KANDANGAN, JP Radar Kediri– Saat ini di wilayah Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri sedang musim durian. Pada musim seperti ini, banyak sekali pembeli dari wilayah Kediri hingga luar kota. Mereka ‘berburu’ durian di rumah penduduk lokal.

Salah satunya di Desa Medowo, Kecamatan Kandangan. “Dibandingkan dua tahun lalu, panen durian tahun ini hasilnya bagus,” terang Sawilah, 73, salah satu warga yang berjualan durian.

Alasan kenapa dua tahun terakhir hasil panen sedikit, karena banyaknya bunga yang gugur. Sehingga terjadinya gagal panen. Saat wartawan Jawa Pos Radar Kediri berkunjung, durian-durian dengan berbagai ukuran terlihat ditata di halaman rumah Sawilah. Ukurannya beragam. Mulai dari ukuran kecil hingga besar. Karena sedang musim, harganya relatif murah.

Baca Juga :  Sehari 16 Ribu Liter

“Rp 100 ribu dapat tiga durian,” imbuhnya. Durian yang ditawarkan hari itu adalah hasil petikan di hari yang sama. Sehari ini bisa memetik 20 hingga 40 buah.

Durian yang dijual Sawilah merupakan asli petikan pohon. Di mana durian di desa tersebut mulai ada setelah tahun baru. Meski sudah musim, namun puncaknya akan terjadi pada Maret.

- Advertisement -

Karena dipetik langsung dari pohonnya, tidak semua buah dalam keadaan bagus. Di mana buah tersebut meski dari luar terlihat bagus, namun rasanya akan hambar. “Durian seperti itu cocok untuk olahan kolak,” kata Sawilah.

Selain dibawa pulang, kebanyakan pembeli langsung makan di tempat. Pembeli durian juga pengepul dari beberapa daerah, seperti Gresik, Jombang, hingga Wonosobo.

Baca Juga :  Jembatan Bandarngalim Dibongkar Besok

Tidak hanya di rumah Sawilah, pemandangan jualan durian di teras juga terlihat di beberapa rumah warga lain. Ada juga beberapa yang menjual di pinggir jalan desa.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara
- Advertisement -

KANDANGAN, JP Radar Kediri– Saat ini di wilayah Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri sedang musim durian. Pada musim seperti ini, banyak sekali pembeli dari wilayah Kediri hingga luar kota. Mereka ‘berburu’ durian di rumah penduduk lokal.

Salah satunya di Desa Medowo, Kecamatan Kandangan. “Dibandingkan dua tahun lalu, panen durian tahun ini hasilnya bagus,” terang Sawilah, 73, salah satu warga yang berjualan durian.

Alasan kenapa dua tahun terakhir hasil panen sedikit, karena banyaknya bunga yang gugur. Sehingga terjadinya gagal panen. Saat wartawan Jawa Pos Radar Kediri berkunjung, durian-durian dengan berbagai ukuran terlihat ditata di halaman rumah Sawilah. Ukurannya beragam. Mulai dari ukuran kecil hingga besar. Karena sedang musim, harganya relatif murah.

Baca Juga :  Harga Ayam Anjlok, DKPP Curiga Ada Permainan Pengepul

“Rp 100 ribu dapat tiga durian,” imbuhnya. Durian yang ditawarkan hari itu adalah hasil petikan di hari yang sama. Sehari ini bisa memetik 20 hingga 40 buah.

Durian yang dijual Sawilah merupakan asli petikan pohon. Di mana durian di desa tersebut mulai ada setelah tahun baru. Meski sudah musim, namun puncaknya akan terjadi pada Maret.

Karena dipetik langsung dari pohonnya, tidak semua buah dalam keadaan bagus. Di mana buah tersebut meski dari luar terlihat bagus, namun rasanya akan hambar. “Durian seperti itu cocok untuk olahan kolak,” kata Sawilah.

Selain dibawa pulang, kebanyakan pembeli langsung makan di tempat. Pembeli durian juga pengepul dari beberapa daerah, seperti Gresik, Jombang, hingga Wonosobo.

Baca Juga :  Pemkab Kaji Pembatasan Operasional Gerai Waralaba

Tidak hanya di rumah Sawilah, pemandangan jualan durian di teras juga terlihat di beberapa rumah warga lain. Ada juga beberapa yang menjual di pinggir jalan desa.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Kediri”. Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.






Reporter: Habibaham Anisa Muktiara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/