Minggu, 24 Oct 2021
Radar Kediri
Home / Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Harga Pakan Naik, Bupati Dhito Bantu Stimulus hingga Rp 5,5 Miliar

02 September 2021, 15: 18: 17 WIB | editor : Adi Nugroho

Harga Pakan Naik, Bupati Dhito Bantu Stimulus hingga Rp 5,5 Miliar

BUTUH BANTUAN: Bupati Kediri Hanindhito saat berkomunikasi dengan salah satu peternak ayam yang ikut terdampak pandemi di Desa Sidorejo, Kecamatan Pare kemarin. (Syaikhu - radar kediri)

Share this      

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Kenaikan harga pakan yang tinggi dan harga jual yang turun membuat para peternak mengalami kerugian. Bahkan, kondisi ini sudah berlangsung selama dua tahun.

Kondisi yang dialami peternak ini mendapat perhatian serius dari Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Bupati muda ini pun mengucurkan dana stimulus untuk ribuan peternak. Total dana sebesar Rp 5,5 miliar. Bantuan itu disebar merata ke total 1.899 peternak unggas dan kambing.

"Adanya bantuan ini setidaknya bisa meringankan keberlangsungan hidup peternak di Kabupaten Kediri," terang Mas Dhito, sapaan akrabnya. Mas Dhito berharap nantinya peternak dapat memanfaatkan tambahan dana dengan sebaik-baiknya.
Untuk diketahui, saat ini bantuan sudah direalisasikan ke 1724 peternak. Sisanya masih dalam proses. Rata-rata setiap peternak akan mendapatkan kucuran dana bantuan sejumlah Rp 2,9 juta.

Baca juga: Ketika Harga Sayur-mayur di Kediri Terjun Bebas

Pemberian bantuan stimulus secara simbolis diberikan Bupati Dhito kepada perwakilan peternak terdampak di Desa Sidorejo, Kecamatan Pare kemarin pagi (1/9). Pada acara yang berlangsung di area peternakan milik Bayu Kristanto ini ikut mendampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih.

Bupati yang biasa dipanggil Mas Bup ini dalam sambutannya juga mengajak para peternak untuk terus bertahan. Mengingat, tidak hanya peternak yang dirugikan akibat pandemi. Namun, semua lapisan masyarakat juga ikut terdampak.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan Mas Bup untuk mendengarkan keluhan-keluhan dari peternak secara langsung. "Saya harap tamu yang hadir bisa menyampaikan keluhan-keluhannya, agar bisa kita tampung untuk dievaluasi bersama," tuturnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih menjelaskan dari data yang dihimpun DKPP sebenarnya terdapat sekitar 10.200 peternak unggas dan kambing yang terdampak akibat pandemi.

Saat ini, karena terbatasnya anggaran, Pemkab Kediri memang memprioritaskan bantuan untuk peternak menengah ke bawah. Berdasarkan pendataan DKPP, terdapat total 1.899 peternak. Dari total ini, yang terealisasi masih 1724 peternak. "Secepatnya kita akan realisasikan bantuan stimulus tersebut," ucapnya.

Kebijakan ini adalah salah satu wujud dari keseriusan Pemkab Kediri dalam upaya membangkitkan perekonomian masyarakat. Terkhusus bagi para peternak di Kabupaten Kediri. Harapannya para peternak yang terdampak tidak sampai mengalami gulung tikar. Meski dana yang diberikan masih tergolong kecil. “Program ini menjadi bentuk perhatian dan pendampingan kami terhadap para peternak," tuturnya.

Saat ini, harga telur memang memang turun drastis. Harga dari peternak hanya Rp 15 ribu per kilogram yang semula seharga 17 ribu per kilogram. Harga telur puyuh juga naik. Yakni  Rp 180 rupiah per butir, kini harga naik menjadi Rp 200 per butir.

Maka dari itu, Tutik mengajak masyarakat khususnya aparatur sipil negara (ASN) di DKPP untuk membeli produk dari peternak yang dikoordinir lewat Pasar Mitra Tani, Pare. Para peternak juga dianjurkan untuk menjual produknya ke sana. "Untuk kalian yang masih kesulitan memasarkan produk bisa dikirim ke Pasar Mitra Tani," ucapnya mengajak.

Terpisah, Bayu Kristanto (30) salah satu peternak ayam petelur Desa Sidorejo menuturkan, bantuan yang dia dapat nantinya akan dibelikan pakan ayam. Harga pakan, ucap Bayu saat ini berkisar Rp 410 ribu per sak dengan berat 50 kilogram. Saat ini dia memelihara ayam sekitar 500 ekor. Bayu memiliki kandang yang dapat menampung 1200 ekor. Dan sisa kandang yang kosong akan dia tambah di waktu dekat "Untuk sementara bantuan akan saya belikan pakan dulu," terangnya. (ik4/dea)

(rk/rq/die/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia