Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Putri Ariani

A
Oleh Kurniawan Muhammad
Oleh Kurniawan Muhammad
Saya hampir tidak pernah benar-benar terharu dan merinding, ketika mendengarkan lagu. Tapi, ketika menyaksikan video penampilan Putri Ariani, dengan segala keterbatasannya di ajang bergengsi “America’s Got Talent” (AGT), saya benar-benar terharu, dan merinding.

Melihat Putri menyanyi dengan suaranya yang sangat merdu, saya seperti melihat sebuah ketegaran. Ketegaran seorang gadis belia, yang tak ingin dipandang sebelah mata oleh siapapun. Karena dia sangat yakin dengan kemampuan dan kekuatannya, meski siapa pun tahu, dia adalah penyandang disabilitas netra. Saya juga melihat ketegaran kedua orang tuanya yang saat itu mendampingi sang anak di balik panggung, menyanyikan dua buah lagu (Harusnya tampil satu lagu. Tapi oleh Simon Cowell, salah satu juri yang selama ini dikenal sangat pelit memuji peserta AGT, Putri diminta menyanyikan satu lagi lagi).

Putri adalah resultante dari sebuah ikhtiar yang tiada batas, dan kesabaran yang sangat ekstra dari kedua orang tuanya. Diceritakan, demi mendampingi, membimbing dan melatih Putri, kedua orang tua Putri sampai rela keluar dari pekerjaannya masing-masing. Apa yang dimaui Putri, asalkan itu positif, kedua orang tuanya selalu mengikutinya. Termasuk ketika Putri ingin memperdalam kemampuannya dalam menyanyi. Hingga Putri begitu mahir dalam memainkan piano, sekaligus bernyanyi dengan kemampuan suaranya yang sangat merdu. Bahkan, Putri juga piawai dalam menciptakan lagu. Saat tampil di AGT, Putri dengan sangat percaya diri tampil dengan lagu ciptaannya sendiri. Konon, lagu ciptaan Putri ini, sekarang sedang viral di Amerika. Dan konon, dibeli oleh Simon dengan nilai triliunan rupiah.

Putri tak hanya pintar bermain piano. Tak hanya mampu bernyanyi dengan suara yang sangat merdu. Tak hanya sangat fasih dalam berbahasa Inggris. Tapi, dia juga mampu membaca dan melantunkan ayat-ayat Alquran dengan sangat merdunya.

Melihat penampilan Putri, saya seperti melihat ayat-ayat Allah SWT yang ada di dalam Alquran. Putri, adalah manifestasi dari janji-janji dan firman Allah SWT yang terdapat di dalam Alquran. Setidaknya ada tiga ayat yang ada relevansinya dengan fenomena Putri Ariani.

Pertama, surat At Tin ayat 4: “Sungguh, kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Ketika Allah menciptakan manusia, ketika seorang manusia lahir ke dunia ini, maka berarti itu sudah merupakan sebaik-baiknya bentuk. Meskipun, lahir dalam keadaan ada yang kurang atau ada yang tidak berfungsi di antara pancaindera, seperti dialami Putri ketika dia lahir, tapi sesungguhnya, sebagai ciptaan Allah, itu tetaplah sebaik-baiknya bentuk. Karena itu, kedua orang tua Putri tetap bersyukur dan menerima kehadiran Putri sebagai amanah yang diberikan Allah. Kedua orang tua Putri tetap menganggapnya sebagai permata, buah hati, yang harus dibina, dibimbing, dan dikembangkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya. Sehingga, pada akhirnya, Putri menjadi seorang gadis dengan talenta yang luar biasa.

Kedua, surat Ar Ra’ad ayat 11: “ ……sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri….”. Kedua orang tua Putri, ingin anaknya sama dengan yang lain, meskipun kondisinya mengalami disabilitas netra. Kedua orang tua Putri, tidak ingin Putri dipandang sebelah mata dengan kekurangan yang ada pada dirinya. Maka, kedua orang tua Putri pun berusaha keras mendidik, memotivasi, membimbing, mengarahkan, sekaligus menggali potensi yang ada pada diri Putri. Saking kerasnya usaha mereka, hingga kedua orang tua Putri harus rela keluar dari pekerjaan mereka masing-masing. Ini demi agar bisa lebih fokus dalam mendidik, memotivasi, membimbing, mengarahkan dan menggali potensi yang ada pada diri Putri. Walhasil, Putri akhirnya bisa menjadi sosok dengan talenta yang luar biasa. Orang yang tak mengalami disabilitas pun, belum tentu bisa mencapai kesuksesan seperti Putri.

Ketiga, surat An Najm ayat 39: “….Bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya..”. Di sinilah berlaku kaidah: “Hasil tidak akan pernah mengkhianati proses”. Apa yang diraih Putri saat ini, mulai dari popularitas, hingga keuntungan materi, berkat kerja keras Putri. Berkat proses atau latihan panjang yang harus dia lalui dengan sangat disiplin. Dan tentu saja, berkat bimbingan, arahan dan motivasi dari kedua orang tuanya.

Wal akhir, fenomena Putri Ariani, adalah ayat-ayat Allah yang ditunjukkan kepada kita, agar kita selalu menjadi hamba yang bersyukur dan bersujud kepada-Nya. Sodaqallahul ‘adziim. (kritik dan saran:ibnuisrofam@gmail.com/IG:kum_jp)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Usung Misi Bangkitkan Ekosistem Bisnis, HIPMI Kabupaten Kediri Kolaborasi dengan Radar Kediri

Usung Misi Bangkitkan Ekosistem Bisnis, HIPMI Kabupaten Kediri Kolaborasi dengan Radar Kediri

Sinergi yang dibangun dengan Jawa Pos Radar Kediri diharapkan bisa membuka jalan organisasi pengusaha muda ini untuk mengabdikan diri bagi masyarakat Kediri.

Siap Unjuk Bakat! Peserta School Contest XVIII Antusias Mengikuti TM

Siap Unjuk Bakat! Peserta School Contest XVIII Antusias Mengikuti TM

Antusiasme menyambut School Contest XVIII – GENZVERSE Digital Roots Local Soul semakin terasa. Kemarin (21/10), peserta dari empat kategori lomba bersemangat

Excited Menunggu School Contest 2026! Empat Lomba Ikuti Technical Meeting Hari Pertama

Excited Menunggu School Contest 2026! Empat Lomba Ikuti Technical Meeting Hari Pertama

Atmosfer persaingan di antara para peserta School Contest  2026 mulai terasa. Setidaknya terlihat dalam technical meeting (TM) hari pertama-dari rencana tiga hari.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer