25.3 C
Kediri
Saturday, January 28, 2023

Bakar Sampah, Sapi Boscu Terpanggang

- Advertisement -

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Peribahasa itu sangat menggambarkan Boscu. Pria asal Kecamatan Tanjunganom itu baru saja mengalami nasib kurang baik. Niat hati membakar sampah. Justru sapi kesayangan ikut terpanggang.

Kejadian itu bermula ketika Boscu sedang bersantai dengan sang anak Jumat (6/1) malam. Saat itu, dia sedang berada di teras rumahnya. Tiba-tiba Boscu terlintas untuk menyuruh sang anak membakar sampah yang ada di dekat kandang sapi.

Sang anak yang juga seorang penurut lalu mengiyakan permintaan Boscu. Dia menuju ke belakang rumah. Tumpukan sampah lantas dibuat meyerupai gunungan. Tak lama api dinyalakan. Gunungan sampah itu pun perlahan-lahan terbakar.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Akan Sepedaan di Semantok

Semakin lama semakin membesar. Saat api mulai berkobar, dia justru meninggalkannya. Dia berniat untuk rebahan sebentar. Dipikirnya, semua akan baik-baik saja. Setelah api mengecil, baru akan dipadamkan. Dengan pikiran santai, dia langsung pergi ke kamar. Apesnya, dia justru ketiduran. Tidurnya bahkan sangat pulas. Bahkan, sampai ngorok-ngorok.

Rencana memadamkan api pun sirna begitu saja. Tak lama, Boscu menyadari ada yang janggal. Ada bau sangit tercium olehnya. Saat ditelusuri, ternyata kobaran si jago merah sudah menjilat-jilat kandangnya. Wajahnya yang semula tenang berubah drastis. Langsung pucat.

- Advertisement -

Terlebih saat menyadari sapi kesayangannya masih terikat di kandang. Di kelilingi dengan kobaran api. “Waduh, kandangku kobong. Tolong! Tolong!” teriak Boscu.

Baca Juga :  Pesta Sabu, Sopir Truk Dibekuk Polisi

Dalam kondisi panik, Boscu berlari ke kandang. Mecoba menolong sapi kesayangannya. Namun hasilnya nihil. Api malah kian membesar hingga membuat satu dari dua sapinya terpanggang. Niat membakar sampah, malah kehilangan sapi. Apes.






Reporter: Karen Wibi
- Advertisement -

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Peribahasa itu sangat menggambarkan Boscu. Pria asal Kecamatan Tanjunganom itu baru saja mengalami nasib kurang baik. Niat hati membakar sampah. Justru sapi kesayangan ikut terpanggang.

Kejadian itu bermula ketika Boscu sedang bersantai dengan sang anak Jumat (6/1) malam. Saat itu, dia sedang berada di teras rumahnya. Tiba-tiba Boscu terlintas untuk menyuruh sang anak membakar sampah yang ada di dekat kandang sapi.

Sang anak yang juga seorang penurut lalu mengiyakan permintaan Boscu. Dia menuju ke belakang rumah. Tumpukan sampah lantas dibuat meyerupai gunungan. Tak lama api dinyalakan. Gunungan sampah itu pun perlahan-lahan terbakar.

Baca Juga :  Semalam Burung Boscu Hilang

Semakin lama semakin membesar. Saat api mulai berkobar, dia justru meninggalkannya. Dia berniat untuk rebahan sebentar. Dipikirnya, semua akan baik-baik saja. Setelah api mengecil, baru akan dipadamkan. Dengan pikiran santai, dia langsung pergi ke kamar. Apesnya, dia justru ketiduran. Tidurnya bahkan sangat pulas. Bahkan, sampai ngorok-ngorok.

Rencana memadamkan api pun sirna begitu saja. Tak lama, Boscu menyadari ada yang janggal. Ada bau sangit tercium olehnya. Saat ditelusuri, ternyata kobaran si jago merah sudah menjilat-jilat kandangnya. Wajahnya yang semula tenang berubah drastis. Langsung pucat.

Terlebih saat menyadari sapi kesayangannya masih terikat di kandang. Di kelilingi dengan kobaran api. “Waduh, kandangku kobong. Tolong! Tolong!” teriak Boscu.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Akan Sepedaan di Semantok

Dalam kondisi panik, Boscu berlari ke kandang. Mecoba menolong sapi kesayangannya. Namun hasilnya nihil. Api malah kian membesar hingga membuat satu dari dua sapinya terpanggang. Niat membakar sampah, malah kehilangan sapi. Apes.






Reporter: Karen Wibi

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/