Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pagi yang Sibuk, Mengapa Sarapan Sering Terlupakan?

S
Gambar orang sarapan
Gambar orang sarapan

Advertisement

JP Radar Kediri - Bunyi alarm, pakaian yang belum disiapkan, hingga kendaraan yang sudah menunggu di depan rumah menjadi bagian dari kesibukan pagi sebagian orang. Dalam keadaan seperti itu, ada satu kegiatan yang sering dikorbankan demi mengejar waktu: sarapan.

Bagi sebagian orang, menunda makan hingga siang hari terasa seperti hal biasa. Perut yang belum terasa lapar atau keinginan untuk segera menyelesaikan pekerjaan membuat sarapan dianggap tidak terlalu penting. Padahal, pagi merupakan awal dari berbagai aktivitas yang membutuhkan energi dan konsentrasi.

Kebiasaan sarapan sebenarnya tidak selalu berkaitan dengan makanan yang mahal atau penyajian yang rumit. Menu sederhana yang tersedia di rumah pun bisa menjadi pilihan. Nasi dengan telur dan tumis sayur, roti isi telur, atau bubur dengan tambahan sumber protein dapat disiapkan sesuai kebutuhan dan ketersediaan bahan makanan.

Yang sering menjadi persoalan bukanlah sulitnya menemukan menu sarapan, melainkan bagaimana menyediakan waktu untuk menikmatinya. Sebagian orang baru menyadari pentingnya makan pagi ketika rasa lapar mulai mengganggu aktivitas. Ada pula yang memilih makanan seadanya karena tidak sempat menyiapkan hidangan sebelum berangkat.

Padahal, menyusun rencana kecil sejak malam hari dapat membantu mengatasi persoalan tersebut. Menyiapkan bahan makanan, menentukan menu, atau menyediakan bekal sederhana bisa membuat pagi terasa lebih teratur. Kebiasaan ini juga membantu seseorang memiliki kesempatan lebih baik untuk memilih makanan yang beragam dan bergizi.

Advertisement

Sarapan yang seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi tubuh. Pilihannya bisa memadukan sumber karbohidrat, protein, serta sayur atau buah. Susunan menu tidak harus selalu sama setiap hari. Variasi makanan justru dapat membuat kebiasaan makan lebih menarik dan membantu memenuhi kebutuhan gizi yang beragam.

Meski demikian, membiasakan sarapan bukan berarti mengabaikan kondisi tubuh masing-masing. Waktu makan dan pilihan menu dapat disesuaikan dengan kebutuhan, rutinitas, serta kondisi kesehatan. Jika seseorang sering mengalami kesulitan makan pada pagi hari atau memiliki kebutuhan gizi khusus, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan pilihan yang sesuai.

Pada akhirnya, sarapan bukan sekadar rutinitas yang harus diselesaikan sebelum meninggalkan rumah. Kebiasaan ini dapat menjadi kesempatan untuk memulai hari dengan lebih terencana dan memperhatikan kebutuhan tubuh. Di tengah jadwal yang padat, meluangkan waktu untuk menyiapkan makanan bergizi merupakan langkah sederhana yang patut dipertimbangkan.

Oleh: Jihan Najla Agustien

Kampus: Universitas Islam Tribakti

Advertisement
Editor : Shinta Nurma Ababil

Artikel Terkait

Menu Sarapan Praktis untuk Pagi Hari, Coba Roti Telur Panggang dari Sisa Bahan di Kulkas

Menu Sarapan Praktis untuk Pagi Hari, Coba Roti Telur Panggang dari Sisa Bahan di Kulkas

Roti telur panggang bisa menjadi ide sarapan praktis dengan memanfaatkan sisa bahan di kulkas, mulai dari telur, sayuran, sosis, hingga keju.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer