Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tak Hanya Satu, Inilah Surga Tersembunyi Air Terjun di Kediri

Internship Radar Kediri • Kamis, 11 September 2025 | 02:00 WIB
Air Terjun Dolo
Air Terjun Dolo

JP RADAR KEDIRI - Sedang berlibur ke Kediri? Jangan lewatkan kesempatan untuk singgah ke deretan air terjun yang ada di sini. Keindahan alam yang masih alami dengan udara sejuk pegunungan akan langsung menyapa begitu kamu tiba. Gemericik air yang jatuh dari ketinggian berpadu dengan nuansa hening, membuat siapa pun betah berlama-lama menikmati suasana.

Beberapa air terjun di Kediri menawarkan panorama yang begitu memesona air jernih yang segar, rindangnya pepohonan, serta tebing-tebing kokoh yang menambah kesan alami. Bukan hanya sekadar memandang, kamu juga bisa merasakan keseruan bermain air langsung di bawah guyuran aliran yang menyejukkan.

Yuk, simak deretan rekomendasi air terjun di Kediri yang cantik, asri, dan pastinya siap memanjakan mata serta menyegarkan jiwa!

Air Terjun Dolo

Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyimpan banyak keindahan alam yang patut dijelajahi. Salah satunya adalah Air Terjun Dolo yang berada di Desa Jugo, Kecamatan Mojo, tepatnya di kawasan Gunung Besuki. Lokasinya yang berada di tengah hutan membuat suasana di sekitar air terjun terasa asri, sejuk, dan menenangkan. Tempat ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin sejenak melepaskan diri dari rutinitas serta hiruk pikuk perkotaan.

Perjalanan menuju Air Terjun Dolo memang membutuhkan usaha ekstra. Pengunjung harus berhenti di Dusun Besuki, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati jalur menanjak berupa tangga batu yang berkelok. Meski melelahkan, rasa penat akan segera terbayar setelah menyaksikan keindahan air terjun yang jernih dan menyegarkan.

Di sekitar lokasi, tersedia berbagai fasilitas penunjang, mulai dari jalur hiking, warung makan dengan menu sederhana khas lereng Gunung Wilis, hingga kebun sayur dan stroberi yang bisa dipetik langsung. Tak hanya menjadi destinasi wisata, keberadaan Air Terjun Dolo juga memiliki arti penting bagi masyarakat sekitar yang menggantungkan hidup pada hasil bumi dan aktivitas pariwisata di wilayah ini.

 Baca Juga: Kontras Kuliner Pasar Setonobetek: Dari Angkringan ke Kafe Modern

Air Terjun Irenggolo

Tak jauh dari Air Terjun Dolo, terdapat Air Terjun Irenggolo yang juga berlokasi di Desa Jugo, Kecamatan Mojo. Menariknya, cukup dengan satu tiket, wisatawan bisa mengunjungi kedua air terjun ini sekaligus.

Air Terjun Irenggolo memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan kemiringan kurang lebih 40 derajat. Tidak seperti air terjun pada umumnya yang jatuh lurus ke bawah, aliran air di Irenggolo terlihat merambat melewati bebatuan yang tersusun rapi layaknya anak tangga. Tak heran warga sekitar menyebutnya sebagai banyu mrambat atau “air yang merambat ke bawah”.

Akses menuju air terjun ini lebih mudah dibanding Dolo karena jumlah anak tangganya lebih sedikit dan jalurnya cukup landai. Fasilitas umum juga cukup lengkap, mulai dari area berkemah, mushola, kamar mandi, taman bermain, tempat parkir, hingga warung makan. Selain panorama alamnya, Irenggolo juga menjadi pusat kegiatan budaya. Setiap bulan Suro, masyarakat setempat menggelar Ritual Sesaji Tirto Husodo sebagai bentuk doa keselamatan sekaligus mengenang jasa Resi Wasis Curigonoto, tokoh pendiri Dusun Besuki.

Selain upacara adat, Irenggolo juga menyimpan legenda menarik tentang asal-usul namanya. Konon, cerita ini berkaitan dengan kisah peperangan antara Kediri dan sebuah kerajaan di barat Gunung Wilis, yang dipimpin oleh panglima bernama Iro Manggolo. Dari kisah inilah muncul nama “Irenggolo”.

 Baca Juga: Bakso Sudah Biasa? Cwie Mie Malang Siap Bikin Kamu Ketagihan!

Air Terjun Bidadari

Selain Dolo dan Irenggolo, ada pula Air Terjun Bidadari yang berada di Dusun Selopanggung Ledok, Desa Sumberagung, Kecamatan Semen. Lokasinya masih alami dan belum ramai dikunjungi, sehingga cocok untuk wisatawan yang mencari ketenangan. Suara gemericik air yang mengalir di antara bebatuan alami memberikan suasana damai khas alam pegunungan.

Meski demikian, fasilitas di sekitar air terjun masih sangat terbatas. Tidak tersedia warung makan maupun toilet, sehingga pengunjung dianjurkan membawa bekal sendiri. Akses menuju lokasi juga sebagian masih berupa jalan tanah, sehingga lebih aman menggunakan kendaraan pribadi, terutama roda dua.

Keistimewaan Air Terjun Bidadari ada pada suasananya yang sepi, jernihnya air, serta kealamian lingkungan sekitarnya. Namun, pengunjung tetap perlu berhati-hati, misalnya dengan tidak berenang di embung yang sudah diberi tanda larangan. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah awal musim kemarau, ketika debit air masih cukup deras tetapi jalan tidak terlalu licin.

 Baca Juga: Resep Pentol Gephek Khas Madura, yang Bisa Bikin Lidah Bergoyang

Air Terjun Sumber Jodo

Air Terjun Sumber Jodo terletak di Dusun Mulyorejo, Desa Medowo, Kecamatan Kandangan. Desa ini terkenal dengan hasil buah duriannya dan setiap tahun rutin menggelar pesta durian. Selain itu, Medowo juga menyimpan potensi wisata alam lain seperti Bukit Gandrung yang menawan.

Untuk masuk ke area air terjun, pengunjung hanya perlu membayar tiket Rp5.000 termasuk biaya parkir. Dari area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan trekking sejauh 1,5 kilometer melalui kebun warga dengan jalur makadam.

Keunikan Sumber Jodo terletak pada bentuknya yang bertingkat dua. Air terjun pertama memiliki ketinggian sekitar 5 meter dengan aliran yang cukup lebar, sementara tingkat atas menjulang hingga 15 meter. Perpaduan keduanya menciptakan panorama yang menawan sekaligus menyegarkan.

Rute menuju lokasi cukup mudah. Dari Kota Kediri, arahkan kendaraan ke Pare, lalu lanjutkan ke Kecamatan Kandangan. Dari pertigaan Pasar Kandangan, ikuti petunjuk ke arah Wonosalam atau Jombang hingga tiba di Desa Medowo, yang berada di perbatasan Kandangan dan Wonosalam. Dari sana, pengunjung bisa bertanya langsung pada warga untuk mencapai lokasi.

 

 Penulis : Thomas Oktavio - Mahasiswa magang Universitas Dian Nuswantoro

Editor : Jauhar Yohanis
#kabupaten kediri #wisata air terjun #jalan jalan #healing air terjun #liburan