Menaklukkan Gunung Kelud via Karangrejo, Jalur Seru untuk Pendaki Pemula

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 10:20 WIB
source : rizkyalmira.com
source : rizkyalmira.com

JP RADAR KEDIRI - Gunung Kelud, salah satu gunung berapi terkenal di Jawa Timur, memberikan pengalaman mendaki yang sulit tapi sangat menarik.Salah satu jalur yang sering dipilih untuk mendaki Gunung Kelud adalah melalui Karangrejo, yang cocok untuk pemula serta pendaki berpengalaman.

Dari tempat ini, petualangan dimulai dengan pemandangan alam yang hijau dan udara segar di kaki Gunung Kelud yang membuat tubuh dan pikiran terasa segar kembali.

Pendakian melalui Karangrejo cocok bagi pemula karena jalannya lebih mudah.Selain itu, jalur yang lebih landai membuat naik gunung terasa lebih nyaman dan tidak terlalu lelah.

Basecamp di Pos 4 memiliki area untuk berkemah dan fasilitas sederhana, sehingga pendaki bisa beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

Baca Juga: Empat Gempa Terekam di Kelud, Air Danau Kawah Makin Hangat,  Begini statusnya

Pendakian biasanya dimulai dari Basecamp Pendakian Gunung Kelud melalui Karangrejo yang berada di Desa Sumberejo, Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.Dari basecamp, para pendaki pergi ke Post 1 menggunakan kendaraan bermotor. Post pertama bisa digunakan sebagai tempat parkir kendaraan dan berada sekitar 6 kilometer dari desa terdekat.Jalan dalam kondisi baik dan mudah dilalui sampai masuk ke area hutan, di mana jalur utamanya terbuat dari makadam dan pasir.

Dari Pos 1, para pendaki langsung melanjutkan perjalanan ke Post 2, lalu bergerak ke Post 3 berikutnya. Setelah postingan ketiga, ada lokasi foto yang menarik untuk Gunung Kelud dan bisa jadi momen penting untuk diabadikan.Dari Pos 4, yang merupakan area camping yang populer, pendaki bisa memilih jalur untuk mendaki ke puncak: jalur baru atau jalur lama.

Untuk pemula, naik dari titik 1 ke puncak biasanya membutuhkan waktu sekitar 4 jam, tergantung pada kondisi fisik dan cuaca. Puncak Gunung Kelud berada di ketinggian 1.731 meter di atas permukaan laut, memberikan pemandangan yang sangat menakjubkan dari atas.

Jika mendaki pada waktu gelap atau malam hari, pastikan kamu membawa headlamp agar terang.

Di sepanjang jalur pendakian, terdapat mata air alami yang bisa digunakan untuk mengisi kembali air yang dibawa oleh pendaki. Biaya masuknya adalah Rp 10.000 per orang dan Rp 5.000 untuk parkir motor.

Mendaki Gunung Kelud bukan sekadar soal tubuh, tapi juga soal pikiran. Disarankan untuk mempersiapkan diri dengan 30 persen kekuatan fisik dan 70 persen mental, terutama saat melewati jalur yang cukup menantang seperti Bayangan Jalur Baru, yang bisa membuat lelah bagi orang yang belum terbiasa.

Saat melangkah setiap langkah, perhatikan tanah yang kaki kamu injak dan jangan katakan “capek” agar tidak terpengaruh oleh pikiran negatif.

Beberapa tips penting bagi pemula:

1. Pakai baju kaos yang bisa menyerap keringat agar tetap terasa nyaman.

2. Bawa air minum yang cukup agar tidak dehidrasi.

3. Pilih camilan ringan yang tidak membuat mulut terasa kering.

4. Bawa logistik secukupnya agar perjalanan lebih ringan.

5. Jika diperlukan, sewa tongkat tracking untuk membantu dalam mendaki.

Strategi yang dianjurkan untuk pendaki pemula adalah mulai mendaki lebih awal agar bisa sampai ke puncak sebelum matahari terik dan turun sebelum malam hari tiba.

Baca Juga: Menyusuri Tradisi Nyadran, Pesona Wisata Budaya di Gunung Kelud

Rekomendasi umum adalah naik melalui jalur baru dan turun melalui jalur lama, karena jalur baru memberikan pemandangan yang indah, sementara jalur lama lebih nyaman dan lebih aman untuk turun.

Berjalan kaki ke Gunung Kelud lewat Gerbang Karangrejo memberikan pengalaman alam yang menakjubkan dan juga menantang.

Dengan persiapan fisik dan mental yang cukup, pemula maupun pendaki berpengalaman bisa menikmati pemandangan indah dari puncak Gunung Kelud dengan aman dan senang.

Pendakian ini bukan hanya sekadar naik gunung, tetapi juga mengajarkan bagaimana fokus, tekun, dan menikmati setiap langkah di tengah keindahan alam Blitar.

KANZUL FIKRI – UIN SYEKH WASIL KEDIRI

Editor : Shinta Nurma Ababil
gunungkelud kediri wisata kediri pendakian gunung kelud