Dari Kelud hingga Butak, Ini 6 Spot Camping di Jawa Timur

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 19:40 WIB
Sejumlah tenda berdiri di kawasan pegunungan. Camping menjadi pilihan untuk menikmati udara sejuk, pemandangan alam, dan suasana malam dari ketinggian. (Pinterest/Lisa Peters)
Sejumlah tenda berdiri di kawasan pegunungan. Camping menjadi pilihan untuk menikmati udara sejuk, pemandangan alam, dan suasana malam dari ketinggian. (Pinterest/Lisa Peters)

JP Radar Kediri - Camping di gunung bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan akhir pekan sambil menikmati udara sejuk dan pemandangan dari ketinggian. Jawa Timur memiliki sejumlah jalur pendakian dengan area yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda, mulai dari jalur singkat untuk pemula hingga pendakian panjang yang membutuhkan persiapan lebih matang.

Berikut enam spot camping di jalur pendakian Jawa Timur yang dapat dipertimbangkan.

1. Gunung kelud via Karangrejo, Blitar

Baca Juga: Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Rupiah Diperkirakan Bergerak Fluktuatif Hari Ini

Pendakian Gunung Kelud melalui Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, menawarkan jalur yang melewati kawasan hutan hingga medan terbuka. Area Pos 4 sering dipilih untuk beristirahat dan mendirikan tenda sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan yang lebih tinggi.

Selepas pos tersebut, jalur mulai lebih menanjak sehingga pendaki perlu mempersiapkan kondisi fisik, persediaan air, dan perlengkapan yang memadai.

2. Puncak Sarah Klopo, Mojokerto

Puncak Sarah Klopo berada di kawasan Gunung Penanggungan dan dapat diakses melalui Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Jalurnya relatif singkat dan menyuguhkan pemandangan pegunungan serta sejumlah peninggalan bersejarah.

Baca Juga: Siapa Kepala BGN yang Baru? Ini Profil Sudaryono, Wamentan yang Ditunjuk Prabowo Gantikan Nanik S Deyang

Area camping di bagian atas tidak terlalu luas sehingga lebih sesuai untuk kelompok kecil. Pendaki juga perlu membawa air yang cukup karena sumber air sulit ditemukan di sepanjang jalur.

3. Gunung Pundak, Mojokerto

Gunung Pundak berada di kawasan Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Jalurnya cukup populer di kalangan pendaki karena waktu tempuhnya tidak terlalu panjang. Salah satu area yang biasa dipilih untuk camping adalah puthuk siwur. Dari kawasan tersebut, pendaki dapat menikmati pemandangan gunung welirang serta suasana pegunungan yang terbuka ketika cuaca cerah.

4. Gunung Panderman, Kota Batu

Baca Juga: Cetak Sejarah Baru, FIFA Raup Pendapatan Rekor Rp269 Triliun dari Piala Dunia 2026

Gunung Panderman dapat didaki melalui Basecamp Toyomerto di Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Salah satu tempat yang sering digunakan untuk mendirikan tenda adalah Latar Ombo karena memiliki area yang cukup lapang.

Pada malam hari, pendaki dapat melihat cahaya Kota Batu dari ketinggian. Meski kerap dipilih pemula, beberapa bagian jalurnya tetap menanjak dan dapat menjadi licin saat hujan.

5. Gunung Bokong, Kota Batu

Gunung Bokong berada di kawasan Desa Pesanggrahan, Kota Batu, tidak jauh dari jalur Panderman dan Butak. Waktu pendakiannya relatif singkat sehingga dapat menjadi pilihan bagi pemula yang ingin mencoba camping di gunung.

Dari area terbuka di bagian atas, pendaki dapat menikmati pemandangan Kota Batu pada malam hari serta menunggu matahari terbit saat cuaca cerah.

Baca Juga: Nanik S Deyang Resmi Mengundurkan Diri dari Kepala BGN, Ternyata Ini Alasannya

6. Gunung Butak, Malang-Blitar

Gunung Butak cocok bagi pendaki yang ingin merasakan perjalanan lebih panjang dan menantang. Daya tarik utamanya adalah kawasan sabana yang luas dan sering digunakan sebagai tempat camping sebelum menuju puncak. Karena waktu tempuhnya cukup lama serta suhu malam dapat turun cukup rendah, pendaki perlu membawa logistik, pakaian hangat, dan perlengkapan tidur yang memadai.

Setiap jalur memiliki tingkat kesulitan dan aturan berbeda. Sebelum berangkat, pendaki harus memeriksa status pembukaan jalur, prakiraan cuaca, perizinan, serta ketentuan camping dari pengelola.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Rabu 22 Juli 2026: Galeri24, UBS, dan Antam Kompak Naik

Pendaki juga harus membawa kembali sampah, tidak merusak tumbuhan, dan menghindari menyalakan api di lokasi yang dilarang. Dengan persiapan yang baik, kegiatan camping dapat berlangsung aman tanpa mengganggu kelestarian kawasan gunung.

Oleh: Hendri Muhrozikin
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Editor : Shinta Nurma Ababil
pendaki jawa timur gunung kelud gunung camping