Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pertunjukkan Tari Kecak di GWK Bali: Padukan Epos Mahabharata dan Megahnya Ogoh-Ogoh

Diana Yunita Sari • Senin, 15 Juni 2026 | 16:09 WIB
Pertunjukkan Tari Kecak di kawasan Garuda Wisnu Kencana (Diana Yunita/JPRK)
Pertunjukkan Tari Kecak di kawasan Garuda Wisnu Kencana (Diana Yunita/JPRK)

JP Radar Kediri - Jika anda datang ke Pulau Dewata Bali pastinya belum lengkap jika tidak menyaksikan pertunjukan Tari Kecak, banyak tempat yang bisa anda pilih untuk melihat kesenian khas Bli ini, salah satunya adalah di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park yang wajib masuk ke daftar kunjungan anda.

Berbeda dengan pertunjukan Tari Kecak pada umumnya, pementasan di GWK menghadirkan konsep yang lebih megah, karena tak hanya menghadirkan puluhan penari pria dengan lantunan suara "cak" nya yang khas, pertunjukan ini juga menghadirksan patung Ogoh-Ogoh berukuran besar yang menjadi bagian dari alur cerita.

Baca Juga: Melihat Garuda Wisnu Kencana, Patung Raksasa 121 Meter yang Jadi Simbol Kebudayaan dan Ikon Baru Pulau Dewata

Jika kebanyakan pertunjukan Kecak mengangkat kisah Ramayana, Tari Kecak GWK mengusung cerita yang terinspirasi dari epos Mahabharata. Kisah tersebut menceritakan pengabdian Garuda kepada ibunya serta kesetiaannya kepada Dewa Wisnu. Cerita itu semakin hidup melalui kemunculan figur-figur mitologi yang diwujudkan dalam bentuk Ogoh-Ogoh, termasuk sosok Garuda dan Dewa Wisnu.

Pertunjukan ini digelar di Lotus Pond Amphitheater, yaitu salah satu area ikonik di GWK yang di sekelilingnya ada tebing kapur menjulang tinggi. Panggung terbuka yang luas membuat para penari dapat bergerak leluasa selama pertunjukkan, ditambah penataan lighting dan sound effect yang dramatis semakin menambah pengalaman seru selama menonton.

Baca Juga: Alas Purwo Banyuwangi: Antara Hutan Keramat dan Surga Wisata Tersembunyi

Lalu kapankah waktu dan jadwal pementasan? Tari Kecak biasanya dimulai sekitar pukul 18.00 WITA ada atau tidaknya penonton. Pertunjukkan akan berlangsung selama sekitar 45 hingga 60 menit, di sini penonton bisa melihat langsung perubahan warna langit dari yang semula biru, oranye, hingga menggelap.

Jika kamu datang ke GWK dan ingin melihat pertunjukkan Tari Kecak tidak perlu khawatir dikenakan tiket yang mahal, Tari Kecak sudah termasuk dalam tiket masuk GWK Cultural Park. Dengan tiket masuk sekitar Rp145 ribu, wisatawan dapat menikmati seluruh kawasan GWK, melihat dari dekat patung Garuda Wisnu Kencana, sekaligus menyaksikan pertunjukan Tari Kecak pada sore hingga malam hari.

 

 

Editor : Mahfud
#garuda wisnu kencana #tari kecak #kabupaten badung #wisata bali #pulau dewata