JP Radar Kediri – Menjejakkan kaki di Pulau Dewata rasanya belum lengkap tanpa mengunjungi patunh Garuda Wisnu Kencana (GWK). Dari kejauhan, bahkan sejak melintas di sekitar kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, siluet patung raksasa itu sudah tampak menjulang di cakrawala Bali bagian selatan.
Berlokasi di kawasan Ungasan, Kabupaten Badung, GWK merupakan taman wisata budaya seluas sekitar 60 hektare yang menjadi salah satu ikon pariwisata Bali. Daya tarik utamanya adalah patung Dewa Wisnu yang menunggangi burung Garuda dengan tinggi mencapai 121 meter dari fondasi hingga puncak.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Dekat Stasiun Kediri yang Wajib Dikunjungi, Cocok untuk Liburan Singkat!
Tour guide GWK, Kadek Parti, menjelaskan bahwa pembangunan kawasan tersebut berangkat dari keinginan menghadirkan landmark yang mampu merepresentasikan budaya dan keyakinan masyarakat Bali.
“Bali merupakan kawasan pariwisata. Karena itu muncul gagasan membuat ikon yang mengangkat budaya dan nilai-nilai kepercayaan masyarakat. Sosok yang dipilih adalah Dewa Wisnu sebagai dewa pemelihara dalam konsep Trimurti,” ujarnya.
Perancangan GWK dimulai sejak tahun 1996, sedangkan pembangunan tahap awal dimulai setahun kemudian. Menurut Kadek, bagian pertama yang dibangun adalah patung Dewa Wisnu dan kepala burung Garuda. Namun proses pembangunan sempat terhenti cukup lama akibat perubahan manajemen dan konsep pengelolaan.
Baca Juga: Wisata Kuliner Kediri, Warung Lumintu Sajikan Sate Bekicot Legendaris Sejak 1976
“Ketika pembangunan dilanjutkan, pengerjaannya dimulai lagi dari fondasi hingga akhirnya selesai seperti sekarang,” jelasnya.
Patung karya maestro seni rupa Indonesia, Nyoman Nuarta, itu diresmikan pada 2018 dan kini masuk jajaran patung monumental tertinggi di dunia. Tinggi patungnya sendiri mencapai sekitar 75 meter, sementara lebarnya mencapai 64 meter.
Selain menjadi spot foto favorit wisatawan, kawasan GWK juga menawarkan berbagai atraksi budaya. Setiap hari pengunjung dapat menikmati pertunjukan tari tradisional Bali, termasuk Tari Kecak yang digelar di amphitheater dengan latar patung raksasa dan panorama matahari terbenam.
Baca Juga: Banyuwangi Punya Surga Tersembunyi! Green Island, Pulau Cantik yang Belum Banyak Orang Tahu
Tak jauh dari sana terdapat Lotus Pond, plaza terbuka berkapasitas besar yang kerap menjadi lokasi konser musik dan berbagai acara internasional. Pengunjung juga dapat menikmati wisata kuliner, berbelanja suvenir khas Bali, hingga menjelajahi kawasan menggunakan skuter atau sepeda yang disediakan pengelola.
Dengan perpaduan seni, budaya, dan panorama alam Bali, GWK tak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga simbol kebanggaan Pulau Dewata yang terus menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.
Baca Juga: Wajib Tahu! 7 Fakta Unik De Djawatan Sebelum Kamu Liburan ke Banyuwangi
Editor : Andhika Attar Anindita