Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

20 Kuliner Surabaya yang Selalu Jadi Jujugan, Mulai Tradisional hingga Modern

Shinta Nurma Ababil • Jumat, 5 Juni 2026 | 17:02 WIB
Lezatnya Rawon
Lezatnya Rawon

JP Radar Kediri - Surabaya juga dikenal sebagai surganya kuliner. Makanan kota pahlawan ini terletak pada perpaduan rasa gurih, manis, pedas, dan kaya bumbu yang sulit ditemukan di daerah lain. 

Banyak tempat makan legendaris bahkan telah bertahan selama puluhan tahun dan tetap menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.

1. Rawon Setan (Embong Malang)

Menjadi salah satu ikon kuliner paling terkenal di Surabaya, tempat makan ini dikenal sebagai pelopor rawon malam hari yang selalu ramai dikunjungi pencinta kuliner dari berbagai daerah. 

Daya tarik utamanya terletak pada kuah hitam pekat berbahan kluwek yang memiliki cita rasa gurih dan kaya rempah. 

Potongan daging sapi yang digunakan juga terkenal besar dengan tekstur yang empuk sehingga mudah dinikmati. Selain menu rawon campur dan rawon pisah, pengunjung dapat menambahkan telur asin, perkedel, maupun tempe goreng sebagai pelengkap.

 

2. Warung Bebek Purnama P. Saridin

Kuliner bebek goreng di Surabaya tidak lengkap tanpa mencicipi Bebek Purnama. Tempat makan ini terkenal karena menyajikan bebek goreng khas Madura dengan cita rasa yang khas. 

Daging bebeknya memiliki tekstur renyah di bagian luar namun tetap lembut di bagian dalam. Proses pengolahan yang tepat membuat aroma amis pada bebek hampir tidak terasa. Taburan serundeng yang melimpah serta sambal merah khas Madura menjadi pelengkap yang membuatnya selalu viral di media sosial.

3. Soto Ayam Lamongan Cak Har

Soto Ayam Lamongan Cak Har menjadi salah satu tempat makan soto paling terkenal di Surabaya. Kedai ini selalu ramai karena menawarkan porsi besar dengan cita rasa yang konsisten. Kuah kuningnya kaya akan rempah dan memiliki kaldu ayam yang kuat. Salah satu daya tarik utama tempat ini adalah bubuk koya gurih yang dapat ditambahkan sendiri secara bebas sesuai selera. Pengunjung juga dapat memilih berbagai jenis lauk tambahan seperti kulit ayam, jeroan, hingga uritan.

4. Soto Ayam Ambengan Pak Sadi

Sejak berdiri pada tahun 1971, Soto Ayam Ambengan Pak Sadi telah menjadi salah satu ikon kuliner Surabaya yang popularitasnya menjangkau berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. 

Kuah sotonya yang bening kekuningan menyimpan cita rasa kaldu ayam kampung yang kaya dan gurih. Potongan ayam yang melimpah, soun, telur rebus, dan taburan koya khas menjadi kombinasi yang membuat hidangan ini selalu dirindukan oleh pelanggan setianya.

Baca Juga: Menjelajah Rasa Surabaya lewat Deretan Kuliner Legendaris Pilihan ShopeeFood

5. Tahu Tek Pak H. Ali

Tahu Tek merupakan makanan khas Surabaya yang terkenal dengan saus petisnya. Di antara banyak penjual, Tahu Tek Pak H. Ali termasuk yang paling legendaris dan telah mempertahankan kualitas rasanya selama puluhan tahun. Seporsi tahu tek berisi tahu goreng setengah matang, lontong, kentang, tauge, dan kerupuk yang kemudian disiram saus petis pekat. Racikan petis udang berkualitas tinggi menjadi kunci kelezatan yang menghasilkan perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas.

6. Rawon Nguling (Kendangsari)

Berbeda dengan beberapa jenis rawon lainnya, Rawon Nguling memiliki karakter kuah yang lebih ringan tetapi tetap kaya rempah. Warna hitam khas dari kluwek tetap mendominasi, sementara rasa gurih dan aroma rempah terasa kuat dalam setiap suapan. Daging sapi yang empuk semakin menambah kenikmatan hidangan ini. Pengunjung juga dapat menambahkan berbagai lauk pendamping seperti paru goreng, empal, atau babat untuk pengalaman makan yang lebih lengkap.

7. Lontong Balap Asli Pak Gendut

Lontong Balap merupakan makanan khas Surabaya yang memiliki sejarah panjang dan cita rasa autentik. Berdiri selama puluhan tahun, satu porsi Lontong Balap Asli Pak Gendut terdiri atas lontong, taoge melimpah, tahu goreng, dan lento (perkedel kacang tholo) yang menjadi ciri khas hidangan ini. Semua bahan disiram dengan kuah kaldu yang segar dan gurih, lalu dipadukan dengan petis khas Jawa Timur yang manis-gurih. Jangan lupa melengkapinya dengan sate kerang untuk sensasi rasa yang paripurna.

8. Rujak Cingur Achmad Jais

Rujak cingur menjadi kuliner yang paling identik dengan Surabaya, dan depot ini telah beroperasi sejak tahun 1970. Cingur (hidung sapi rebus) menjadi bahan utama yang membedakan hidangan ini dari rujak lainnya, menawarkan tekstur kenyal yang berpadu dengan sayuran segar serta aneka buah. Keistimewaan utamanya terletak pada bumbu petis yang diulek bersama kacang mede, sehingga menghasilkan rasa gurih yang lebih kaya, kompleks, dan mewah dibandingkan rujak biasa.

Baca Juga: Wisata Kuliner Kediri, Warung Lumintu Sajikan Sate Bekicot Legendaris Sejak 1976

9. Bebek Sinjay (Ahmad Yani)

Nama Bebek Sinjay sudah sangat dikenal oleh para pencinta kuliner Jawa Timur. Cabangnya di Surabaya menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin menikmati cita rasa khas Bangkalan tanpa harus menyeberang ke Pulau Madura. Bebek goreng yang disajikan memiliki ukuran besar dengan tekstur kulit yang renyah dan daging yang gurih hingga ke bagian dalam. Yang paling ikonik adalah sambal pencit (mangga muda) dengan perpaduan rasa asam dan pedas yang menciptakan sensasi segar, membuat banyak pelanggan rela mengantre panjang setiap harinya.

10. Lontong Kupang Pak Misari

Bagi yang ingin mencoba kuliner khas pesisir Jawa Timur dengan cita rasa unik, Lontong Kupang Pak Misari adalah jawabannya. Komposisinya terdiri dari lontong, lentho, dan kuah kupang (kerang kecil) yang kaya rasa. Sebelum disajikan, bumbu diracik langsung menggunakan petis, cabai, dan bawang putih. Biasanya, hidangan gurih ini dinikmati bersama sate kerang dan segelas es kelapa muda hangat untuk menetralisir rasa.

11. Nasi Cumi Pasar Atom Ibu Atun

Menjadi salah satu ikon kuliner malam yang selalu diburu, hidangan ini terkenal karena penggunaan tinta cumi asli yang memberikan warna hitam pekat pada masakannya. Meski berwarna gelap, rasa yang dihasilkan justru sangat gurih dan sama sekali tidak amis dengan tekstur cumi yang empuk. Satu porsi biasanya disajikan bersama berbagai lauk tambahan seperti empal, paru, usus sapi, telur, dan peyek udang yang renyah.

12. Sego Sambel Mak Yeye

Bagi pencinta makanan pedas, Sego Sambel Mak Yeye adalah destinasi suci yang tidak boleh dilewatkan. Warung legendaris ini telah menjadi favorit warga Surabaya sejak tahun 1980-an. Menu utamanya berupa nasi hangat yang disajikan dengan sambal tomat dan terasi yang terkenal sangat pedas. Dari berbagai pilihan lauk, ikan pari goreng (iwak pe) menjadi menu paling ikonik dan paling banyak dicari karena perpaduan rasa asap gurihnya yang klop dengan sengatan sambal.

13. Sate Kelopo Ondomohen Bu Asih

Berbeda dari sate pada umumnya, Sate Kelopo Ondomohen Bu Asih menawarkan cita rasa unik berkat penggunaan kelapa parut sebagai salah satu bahan utamanya. Potongan daging sapi maupun ayam terlebih dahulu dibumbui dan dibaluri kelapa parut sebelum dibakar, menghasilkan aroma harum khas yang langsung menggugah selera sejak pertama kali disajikan. Sate ini dinikmati bersama bumbu kacang yang kental, irisan bawang merah, serta lontong atau nasi hangat.

14. Kepiting Cak Gundul 1992

Bagi pencinta seafood, Kepiting Cak Gundul merupakan destinasi wajib. Restoran yang eksis sejak tahun 1992 ini terkenal karena menggunakan kepiting segar berukuran besar yang dimasak dengan berbagai pilihan saus. Saus asam manis dan bumbu mentega hitam menjadi dua menu paling buron karena meresap hingga ke dalam serat daging kepiting. Tempat ini hampir selalu dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan.

Baca Juga: Nostalgia Rasa yang Menghidupkan Wisata Kuliner Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

15. Tahu Telor Pak Jayen Pusat

Memiliki konsep yang serupa namun dengan sentuhan dadar telur, Tahu Telor Pak Jayen menyajikan tahu yang digoreng bersama telur lalu disajikan dengan lontong, kentang, dan taoge segar. Seluruh bahan kemudian disiram menggunakan saus kacang yang dicampur petis. Taburan kerupuk bawang yang melimpah memberikan tekstur renyah yang menyempurnakan hidangan sederhana namun kaya rasa ini.

16. Nasi Krawu Nginden Permata Ibu Nunuk

Meski nasi krawu berasal dari Gresik, tempat ini berhasil menjadi salah satu lokasi paling populer untuk menikmati hidangan tersebut di Surabaya. Seporsi nasi krawu disajikan di atas daun pisang, dilengkapi dengan suwiran daging sapi empuk, babat mentega, serta poya (serundeng kelapa) berwarna merah dan kuning yang memberikan perpaduan rasa gurih-manis. Ditambah sambal terasi pedas yang menggugit, tempat ini selalu dipenuhi antrean saat sarapan dan makan siang.

17. Mie Mapan Rungkut

Mie Mapan menjadi salah satu restoran lokal yang sukses mempertahankan eksistensinya sejak tahun 1992. Tempat ini dikenal luas berkat sajian mi dengan tekstur kenyal dan bumbu gurih yang sulit ditemukan di tempat lain. Menu seperti Mie Otot, Mie Babat, dan Pangsit Mie Ayam menjadi favorit pelanggan. Selain mi, berbagai hidangan penyetan dengan sambal pedas berkarakter juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

18. Depot Slamet Dharmahusada

Depot Slamet merupakan legenda kuliner keluarga di Surabaya yang terkenal dengan sajian Chinese food halal dengan porsi yang sangat besar. Menu seperti koloke, nasi goreng agung, ayam saus Inggris, dan capcay menjadi pilihan utama. Porsi melimpah yang disajikan bahkan bisa dinikmati oleh tiga hingga empat orang sekaligus, menjadikannya andalan warga Surabaya untuk makan besar bersama keluarga dengan rasa yang konsisten dari tahun ke tahun.

19. Zangrandi Ice Cream

Setelah menjelajahi kuliner berat, tidak ada salahnya menutup perjalanan dengan menikmati es krim legendaris di Zangrandi. Berdiri sejak tahun 1930, tempat ini merupakan salah satu ikon kuliner tertua di Surabaya. Menu klasik seperti Banana Split, Tutti Frutti, Macedonia, dan Lasagna Ice Cream tetap dibuat dengan resep tradisional yang dipertahankan puluhan tahun. Ditambah bangunan bergaya kolonial dan suasana retro, pengunjung diajak melintasi mesin waktu menikmati manisnya sejarah.

20. Es Teler Pacar Keling Pak No

Menjadi legenda sejak dekade 1970-an, tempat ini menawarkan kesegaran es teler berisi potongan nangka, alpukat, dan kelapa muda segar yang dipadukan dengan es serut melimpah, siraman susu kental manis, serta sirup khas racikan sendiri. Kesegaran buah berkualitas dan rasa manis yang pas menjadikan es teler ini sebagai penutup sempurna setelah berburu kuliner gurih dan pedas di Surabaya.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kuliner #rekomendasi kuliner #makanan #surabaya #kuliner surabaya