JP Radar Kediri - Tahukah kamu kenapa tahu gejrot masuk kedalam salah satu kuliner khas dari Cirebon yang banyak disukai. Kuliner ini juga menjadi jajanan khas yang sering dijumpai, bahkan sering kita temui juga penjual tahu gejrot yang keliling.
Ciri khas rasanya yang unik manis, asem dan campur gurih serta harganya yang terjangkau membuat tahu gejrot banyak disukai dilakangan masyarakat. Tak hanya itu Tahu gejrot juga mempunyai sejarah tersendiri seperti makanan khas lainnya.
Mengutip dari disbudpar.cirebonkota.go.id, banyak orang-orang keturunan Tionghoa yang menetap di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Mereka memilih tempat tersebut dikarenakan dekat dengan perairan sungai Cisanggarung. Ini juga menjadi alasan mereka menyukai tinggal didekat sungai yang tak lain dapat memudahkan ketika harus melakukan kegiatan ekonomi dengan perahu.
Baca Juga: Wisata Kuliner Kediri, Warung Lumintu Sajikan Sate Bekicot Legendaris Sejak 1976
Masuk ke abad-18
Kuliner Tahu Gejrot ini akhirnya mulai diperkenalkan oleh masyarakat keturunan Tionghoa. Setelah mengetahui makanan ringan tersebut, akhirnya dibuat oleh para saudagar untuk di sajikan kepada pekerja dan buruh sewaktu itu. Seiring lambat laun Tahu Gejrot mulai terkenal dikalangan masyarakat Ciledung.
Sehingga itulah yang menjadi alasan kenapa wadah tahu gejrot memiliki identitas tersendiri dengan piring tanah liat dengan ukuran kecil. Hinggz suatu masa ketika, Tahu Gejrot mulai populer setelah saudagar China memboyonh kuliner berkuang asam manis pedas tersebut ke prosesi rutual klenteng Jamblang. Ini merupakan tradisi yang membawa makanan sebagai persembahan.
Kenapa Disebut Tahu Gejrot ?
Diantara kalangan masyarakat mungkin masih banyak yang bingung dan bertanta-tanya, bagaimana bisa dinamakan Tahu Gejrot? Ini bermula karena, konon nama tersebut dimulai dengan cara pedangang membubuhkan air gula merah yang dibawahnya ada potongan tahu atau yang di kenal dengan istilah "digejrotkan". Pada saat dituang, dengan bunyi yang terdengar "Jrot-jrot" akhirnya muncul juga istilah Tahu Gejrot.
Tak hanya sampai disitu, terdapat juga versi lain dengan nama Tahu Gejrot yang muncul karena identik dengan rasa yang pedas. Akhirnya, tercetuslah istilah "Ngagejrot" yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia pedas yang luar biasa.
Penulis : Diyas Juni Irwanto.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil