Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wisata Murah Meriah di Kediri: Menikmati Ketenangan Sumber Tirto Kajar dan Sendang Ayu di Desa Klanderan

Diana Yunita Sari • Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:00 WIB

Pengunjung menikmati suasana teduh di Sumber Tirto Kajar (Diana Yunita)
Pengunjung menikmati suasana teduh di Sumber Tirto Kajar (Diana Yunita)

JP Radar Kediri - Kecamatan Plosoklaten memiliki banyak sumber air ikonik yang menjadi tempat refreshing bagi warga sekitar. Salah satunya adalah Sumber Tirto Kajar yang berlokasi di Desa Klanderan. 

Sumber ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun baru dibuka secara resmi untuk umum setelah dilakukan normalisasi sekitar tahun 2018. “Dulunya lahan ini penuh semak belukar yang rimbun, lalu dibuka kembali dengan mendatangkan alat berat,” ungkap Sekretaris Desa Klanderan Anis Eka Ningrum.

Area sumber dengan luas sekitar 30 x 50 meter ini berada di dekat lahan persawahan. Sehingga airnya juga dimanfaatkan untuk pengairan ladang. Saat ini, di kawasan tersebut telah berdiri sekitar lima warung milik warga yang ramai dikunjungi masyarakat untuk sekadar beristirahat atau menikmati udara segar.

 Baca Juga: Pemdes Brenggolo Plosoklaten Kediri Rawat Punden dan Bangun Sumber Lomendrik

“Ya, sering dipakai warga untuk ngisis (mencari angin) karena suasananya masih sangat alami,” lanjutnya.

Saat ini, pengunjung yang datang ke Sumber Tirto Kajar tidak dikenakan tiket masuk. Di dalam sumber tersebut juga terdapat berbagai jenis ikan seperti nila, tawes, koi, hingga lele. Dahulu, pihak desa sempat meminta bantuan bibit ke Dinas Perikanan. Dari bibit itulah ikan-ikan tersebut berkembang biak menjadi banyak.

Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat sumber lain di Desa Klanderan yaitu Sendang Ayu Tirto Hening. Sumber ini dibuka lebih dulu dibandingkan Tirto Kajar dan sering dimanfaatkan warga untuk mencuci maupun berenang.

“Sudah dibuka sejak lama, saya sendiri sampai tidak ingat pastinya. Namanya Sumber Kahendran. Namun pada tugu Sendang Ayu Tirto Hening tertulis tahun 1992,” ungkap Suyono, seorang warga sekitar.

Sejauh ini, pihak pemerintah desa hanya melakukan pembersihan berkala di lokasi tersebut. Namun, debit mata air di sumber ini cenderung kurang stabil. Pada momen tertentu seperti kemarau panjang, airnya akan surut. Meski begitu, hingga kini alirannya tetap dimanfaatkan untuk pengairan sawah melalui saluran irigasi yang sudah ada sejak dahulu. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#kabupaten kediri #kediri #wisata kediri #mata air #kecamatan plosoklaten #wisata alam #sumber air #Sumber Air Alami