Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Alas Purwo Banyuwangi: Antara Hutan Keramat dan Surga Wisata Tersembunyi

Diana Yunita Sari • Jumat, 6 Februari 2026 | 03:48 WIB
Pengunjung di taman nasional alas purwo (Diana Yunita Sari/JPRK)
Pengunjung di taman nasional alas purwo (Diana Yunita Sari/JPRK)

JP  Radar Kediri- Siapa sih yang tidak mengenal sebuah tempat bernama Alas Purwo? Hutan di wilayah Banyuwangi ini seringkali dianggap sebagai hutan yang penuh hal mistis. Padahal, hutan seluas 43 ribu hektare ini menyimpan berbagai ekosistem hewan-hewan dan spot-spot ikonik yang perlu kamu kunjungi lho. 

Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) bukan sekadar hutan hujan tropis biasa. Di sana menyimpan situs bersejarah dan pantai dengan ombak deras untuk berselancar. Kamu bisa menikmati pengalaman safari yang tidak akan ditemukan di tempat lain 

Memasuki gerbang utama, kamu akan disambut oleh rimbunnya pepohonan purba. Di sana terdapat banyak monyet liar yang terlihat. Tapi ingat! jangan memberi makan hewan-hewan yang kamu temui karena bisa merusak sifat alami mereka.

Nah destinasi pertama yang wajib dikunjungi adalah Savana Sadengan. Dari menara pandang, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan padang rumput luas tempat kawanan banteng jawa, rusa, dan burung merak hijau berkeliaran bebas. Momen terbaik adalah saat sore hari, ketika satwa-satwa ini keluar untuk mencari minum. 

Tak jauh dari ketenangan Sadengan, jika kamu tertarik dengan pantai dan hobi berselancar kamu bisa mencoba Pantai Plengkung atau G-Land. Di sana ombak rata-rata bisa mencapai ketinggian 6 hingga 8 meter dengan panjang gulungan hingga 2 kilometer. Kondisi ombak seperti itu menjadikan G-Land cocok bagi peselancar profesional.

Selain hewan dan pantai, Alas Purwo menyimpan nilai spiritual. Di hutan ini terdapat Situs Kawitan, yaitu sebuah pura kuno peninggalan era majapahit yang hingga kini masih difungsikan untuk upacara keagamaan 

 Untuk pengalaman maksimal, kunjungi Alas Purwo pada musim kemarau (Mei hingga Oktober). Selain akses jalan yang lebih bersahabat, satwa liar akan lebih sering berkumpul di padang rumput. Jangan lupa membawa losion anti-nyamuk dan tetaplah menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah apa pun.

 Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#alas purwo dimana #alas purwo angker #alas purwo #wisata banyuwangi #banyuwangi #alas purwo banyuwangi #alas purwo banyuwangi dua dunia #alas purwo misteri