Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tips Memilih Matcha, Jangan Salah Pilih nyara Ceremonial dan Culinary Grade

Internship Radar Kediri • Kamis, 29 Januari 2026 | 01:00 WIB
Matcha
Matcha

JP Radar Kediri– Harga matcha yang mencapai ratusan ribu rupiah per gelas belakangan menjadi perbincangan publik. Salah satunya datang dari Hatoya Indonesia yang menjual matcha hingga Rp360 ribu. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, apa yang membuat matcha bisa semahal itu? Salah satu penjelasannya terletak pada grade matcha.

Matcha memiliki berbagai tingkatan kualitas yang disesuaikan dengan cara konsumsinya. Perbedaan ini ditentukan oleh asal tanaman, lama peneduhan, usia daun saat dipetik, varietas teh, hingga metode penggilingan.

Baca Juga: Matcha Makin Diminati, Ini Fakta Kandungan Kafein yang Perlu Diketahui

Tidak ada standar global resmi untuk penilaian matcha, sehingga istilah seperti ceremonial atau kuliner lebih merujuk pada tujuan penggunaan, bukan sekadar kualitas baik atau buruk. Dalam praktik industri teh Jepang, matcha dapat digunakan untuk diminum langsung dalam upacara teh dan untuk campuran makanan atau minuman.

Dilaporkan dari ujimatchatea, seremonial dan kuliner grade matcha terletak pada kualitas daun, proses pengolahan, serta tujuan penggunaannya. Ceremonial grade matcha dibuat dari daun teh termuda hasil panen pertama yang dipetik setelah melalui proses peneduhan intensif. Daun ini kemudian diolah secara hati-hati untuk menghasilkan bubuk berwarna hijau cerah dengan tekstur sangat halus serta cita rasa umami yang lembut dan meminimalkan rasa pahit. Jenis ini umumnya dikonsumsi langsung dengan air panas dan banyak digunakan dalam tradisi minum teh Jepang.

Sebaliknya, kuliner grade matcha berasal dari daun teh yang lebih matang dan dipanen pada tahap berikutnya. Proses pengolahannya lebih sederhana, sehingga menghasilkan warna hijau yang lebih gelap, tekstur sedikit lebih kasar, serta rasa yang lebih kuat dan cenderung pahit. Karakter tersebut membuat kuliner grade matcha lebih cocok digunakan sebagai bahan campuran dalam berbagai olahan makanan dan minuman, seperti latte, kue, dan dessert, karena rasanya tetap terasa meski dikombinasikan dengan bahan lain.

Dari perbedaan antara diketahui ceremonial dan kuliner grade, dapat bahwa matcha dengan kategori ceremonial grade umumnya memiliki harga yang lebih mahal. Seperti matcha dari Hatoya Indonesia yang ramai diperbincangkan, matcha ini disebut sebagai “premium ceremonial-grade matcha” yang berasal dari Uji, Kyoto, Jepang, dan dipanen pada pucuk pertama (first flush), dan diproses dengan metode tradisional.

Dengan memahami perbedaan tingkat upacara dan kuliner , kamu bisa lebih memilih dalam memilih matcha. Tidak ada yang salah memilih matcha mahal, selama tujuan penggunaannya jelas. Sebab, yang paling penting adalah matcha tersebut dinikmati dengan cara yang tepat.

Penulis Khansa Dhiya Ramadhania, Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#Matcha Jepang #Culinary Matcha #matcha #Minuman matcha #Ceremonial Matcha