JP Radar Kediri- Di balik dinamika ibu kota Jerman, terdapat sebuah ruang hijau yang menyimpan jejak sejarah selama hampir dua abad. Berlin Zoologischer Garten, atau Kebun Binatang Berlin, bukan hanya lokasi rekreasi, tetapi juga institusi budaya dan ilmiah.
Sejak berdiri pada 1844, kebun binatang tertua di Jerman ini berkembang menjadi salah satu pusat konservasi dan edukasi satwa paling berpengaruh di dunia. Setelah hancur parah akibat Perang Dunia II, taman binatang ini bangkit kembali dan menjadi simbol keteguhan serta komitmen Jerman terhadap pelestarian alam.
Baca Juga: Sepeda Jadi Primadona Transportasi di Jerman, Kok Bisa?
Keunggulan utama Zoologischer Garten berada pada keragaman koleksi satwanya yang sangat luas. Dengan lebih dari 20.000 individu dari ribuan spesies—mulai dari mamalia, reptil, hingga sekitar 360 jenis burung—pengunjung dapat menikmati perjalanan menyeluruh menjelajahi keanekaragaman hayati global. Dalam satu hari, wisatawan dapat merasakan suasana hutan hujan tropis, padang savana Afrika, hingga habitat fauna unik Australia, seolah berkeliling dunia melalui satu lokasi.
Salah satu ikon yang paling menarik perhatian di kebun binatang ini adalah panda raksasa. Berlin Zoologischer Garten merupakan satu dari sedikit lembaga di Eropa yang berhasil memelihara sekaligus mengembangkan program penangkaran panda, sebuah spesies langka yang membutuhkan perawatan khusus. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi bukti dedikasi terhadap konservasi spesies terancam punah, tetapi juga menjadi magnet wisata yang kuat baik bagi pengunjung lokal maupun internasional.
Baca Juga: 5 Keuntungan dan Fakta Penting Mengapa Harus Belajar Bahasa Jerman
Selain panda, pengalaman berkeliling semakin memikat dengan desain kandang dan bangunan tematik yang dibuat untuk mendekati habitat satwa alami. Akuarium terintegrasi, misalnya, menyajikan penjelajahan dunia bawah laut yang spektakuler, lengkap dengan terowongan kaca tempat pengunjung dapat melihat hiu dan penyu berenang di atas kepala. Rumah burung (Vogelhaus) pun memungkinkan interaksi lebih dekat dengan beragam jenis burung dalam lingkungan yang disesuaikan dengan ekosistem asalnya.
Letaknya yang strategis turut memperkuat daya tarik Zoologischer Garten. Berada di kawasan Tiergarten dan bersebelahan langsung dengan Stasiun Zoologischer Garten—salah satu simpul transportasi terbesar di Berlin—kebun binatang ini sangat mudah diakses. Kondisi tersebut memungkinkan wisatawan untuk berkumpul mengunjungi kebun binatang dengan eksplorasi berbagai titik penting di pusat kota.
Baca Juga: Keren! Berpetualang dari Borobudur ke Berlin Jerman dengan Yamaha MT-09
Secara keseluruhan, Berlin Zoologischer Garten bukan hanya tempat untuk mengamati hewan, tetapi juga sebuah lembaga pendidikan, pusat penelitian konservasi, serta warisan budaya yang hidup. Setiap kunjungan memberikan pengalaman yang informatif sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian keanekaragaman hayati. Dari kebisingan singa hingga tingkah laku lembut panda yang menikmati bambu, kebun binatang ini menghadirkan pengalaman yang bermakna dan tak terlupakan, sekaligus mempertegas posisinya sebagai ruang hijau paling menonjol di jantung Berlin.
Penulis adalah Dita Amelia Ningsih, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian