JP Radar Kediri-Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya terkenal dengan budayanya yang unik, tapi juga memiliki banyak gunung yang menarik untuk didaki.
Salah satu gunung yang kini semakin banyak dikunjungi oleh para pecinta alam adalah Gunung Ranaka. Di daerah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), gunung ini memiliki ketinggian 2.335 meter di atas permukaan laut, menjadikannya salah satu gunung tertinggi di NTT. Gunung Ranaka terakhir meletus pada 11 Januari 1988, menghasilkan asap yang mencapai ketinggian 8.000 meter dan awan panas yang membentuk anak gunung bernama Nampar Nos. Keberadaan Nampar Nos ini menjadi daya tarik utama bagi para pendaki.
Untuk mengunjungi Gunung Ranaka, pengunjung harus mendaftar dulu di Resort Konservasi Wilayah (RKW) TWA RTG II.
Biaya masuk yang diberlakukan adalah:
- Wisatawan dalam negeri: Rp5.000 per orang per hari
- Wisatawan mancanegara: Rp100.000 per orang per hari
Dari pintu masuk, pengunjung akan menempuh perjalanan sekitar 9 kilometer.
Jalan menuju puncak sudah beraspal, sehingga bisa dilalui dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor. Namun, untuk sampai ke titik awal pendakian, biasanya hanya kendaraan roda dua yang bisa melewati jalur tersebut karena kondisi jalan yang cukup menanjak.
Ada dua jalur utama untuk mendaki Gunung Ranaka:
- Jalur Timur dari Danau Ranamese
- Jalur Barat dari Kampung Robo
Kedua jalur ini menawarkan pengalaman yang menantang dan menarik, dengan bentuk tanah yang berubah-ubah dan udara sejuk yang khas di daerah pegunungan.
Pendaki akan melewati kawasan hutan lindung TWA Ruteng yang masih asri.
Di sepanjang jalur, para pendaki juga bisa melihat berbagai tumbuhan dan satwa liar yang ada di Pulau Flores, seperti anggrek hutan, kantong semar, dan beberapa spesies satwa yang unik. Terdapat 9 pos istirahat yang sudah disiapkan oleh pengelola untuk menyediakan tempat istirahat yang nyaman.
Baca Juga: Asyiknya Mendaki Gunung Klotok Kediri saat Malam, Ini yang Ingin Dinikmati Pendaki
Di ketinggian sekitar 1.928 mdpl, tepatnya di Shelter 2, pendaki akan disambut pemandangan yang menakjubkan.
Dari sini, pendaki bisa melihat dua puncak utama, yaitu:
- Puncak Gunung Ranaka
- Puncak Gunung Nampar Nos, yang terbentuk dari letusan tiga dekade lalu dan memiliki ciri khas bebatuan hitam.
Di puncak Gunung Ranaka, segala rasa lelah akan tergantikan dengan pemandangan alam yang luar biasa.
Dari sini, pendaki bisa melihat kota Ruteng, bentangan gunung-gunung lain di Manggarai, serta pemandangan hingga ke Laut Sawu di bagian selatan.
Pemandangan kawah di Gunung Ranaka menjadi salah satu daya tarik yang menarik perhatian. Kawah ini memiliki diameter sekitar 100 meter dan masih aktif, sering mengeluarkan uap panas secara berkala. Mengamati kawah yang masih aktif dari dekat memberikan pengalaman mendaki yang begitu mendalam dan tak terlupakan.
Persiapan mendaki Gunung Ranaka sangat penting karena minimnya tanda petunjuk arah.
Dianjurkan untuk mendaki bersama pemandu atau orang yang sudah mengenal jalur medannya.
Berikut peralatan yang harus dibawa:
- Sepatu untuk mendaki
- Jaket atau pakaian hangat
- Peralatan P3K
- Obat-obatan pribadi
- Makanan dan air yang cukup
- Informasi terbaru mengenai kondisi gunung
Daerah Gunung Ranaka merupakan bagian dari wilayah adat Manggarai.
Oleh karena itu, pendaki diharapkan menjaga sikap, menghormati budaya setempat, serta mengikuti petunjuk dari petugas atau warga setempat.
Mendaki Poco Ranaka bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga pengalaman batin yang sangat unik.
Kombinasi medan yang menantang, keindahan alam, flora dan fauna yang khas, serta pemandangan kawah aktif membuat pendakian ini sangat mengasyikkan dan memicu adrenalin.
Sebagai gunung tertinggi kedua di Pulau Flores setelah Puncak Gunung Mandosawu, Poco Ranaka menjadi destinasi yang sangat layak dicoba oleh setiap pendaki yang ingin merasakan sensasi mendaki gunung berapi di tengah wilayah NTT.
Artikel ini ditulis oleh Emerensiana Jufianti Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian