JP Radar Kediri- Nasi pecel dikenal sebagai salah satu kuliner paling legendaris di Kediri. Ada banyak jenis. Salah satu yang paling populer adalah pecel punten atau pecel pincuk. Tapi nasi pecel yang dipadukan dengan sambal tumpang adalah yang paling ikonik dari kulineran pecel di Kediri.
Aneka sayur rebus di atas nasi hangat, diguyur dengan sambal kacang yang legit, bisa membuat siapa saja rindu akan cita rasanya yang kaya. Dan jangan lupakan taburan rempeyek agar renyah dan gurih saat disantap.
Berikut spot yang bisa dikunjungi untuk kulineran nasi pecel di Kediri:
Jalan Dhoho
Pusat keramaian Kota Kediri salah satunya adalah Jalan Dhoho. Memasuki waktu malam, trotoar di jalan ini akan berubah menjadi deretan warung kaki lima hingga lesesehan, termasuk penjual pecel.
Ikoniknya adalah Warung Pecel Tumpang Bu Anik. Buka setiap pukul 19.00 WIB hingga tengah malam. Pecel di sini menawarkan berbagai lauk yang bisa dipilih sendiri oleh pembeli. Seperti telur ceplok atau dadar, ayam, limpa, daging sapi, dan telur puyuh sunduk.
Suasana yang disuguhkan sangat khas, jalanan malam dan lampu yang gemerlap di tengah gelap malam. Ada juga banyak pilihan warung lainnya, baik itu penjual pecel atau makanan lain. Harganya cukup terjangkau. Mulai dari Rp 10 ribu.
Jalan Pattimura
Untuk warung pecel di sini kebanyakan buka di pagi hari sebagai warung sarapan. Salah satu yang legendaris adalah Pecel Tumpang Bu Tin yang sudah buka sejak 1998.
Punya rasa autentik dengan sambal tumpeng yang gurih dan pekat. Sambelnya punya rasa yang tidak terlalu pedas, jadi cocok untuk Anda yang lebih suka makanan pedas rata-rata. Buka mulai dini hari pukul 05.00 WIB. Dengan Harga mulai dari Rp 10 ribu saja.
Jalanan Gurah Kabupaten Kediri
Lokasi berada di jalan arah ke Pare dari Monumen Simpang Lima Gumul. Dari sana, Anda bisa menemui beberapa warung pecel yang buka dari sore, biasanya pukul 15.00 WIB hingga malam hari.
Tak sebanyak di Jalan Dhoho, namun ini ikonik di daerah Kabupaten Kediri. Warung pecel yang paling sering dikunjungi adalah Pecel Mbok Adjir dan Pecel Bu Poniman.
Penyajiannya masih menggunakan daun pisang atau pincuk dan punya harga lebih terjangkau tentunya karena tidak berada di daerah kota.
Kediri memang gudangnya kuliner tradisional. Jadi kalau Anda sedang mampir ke Kediri, jangan lewatkan kulineran ke salah satu nasi pecel di atas.
Artikel ini ditulis oleh Karunia Syifa Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian