JP Radar Kediri- Donat susu adalah varian donat yang semakin populer berkat kombinasi rasa gurih dan manis yang lembut. Tampilan donat susu umumnya menyerupai donat klasik—berbentuk cincin atau bulat—namun warnanya cenderung lebih pucat atau keemasan terang. Setelah digoreng, permukaannya bisa ditaburi gula halus, dilapisi glasir susu, atau diberi isian krim susu, sehingga tampilannya menggoda dengan kilau lembut dan aroma susu yang harum.
Donat sendiri bermula jauh sebelum versi modern susu bermunculan. Donat pada dasarnya adalah roti goreng yang bentuk dan resepnya bervariasi menurut budaya lokal. Donat modern yang bentuk berlubang konon disempurnakan oleh Hanson Gregory dari Amerika Serikat sekitar tahun 1847 agar bagian tengah donat bisa matang merata. Adapun di Indonesia, donat menjadi populer pada pertengahan abad ke-20 dan hadir dalam berbagai inovasi rasa, termasuk donat susu, sebagai adaptasi selera lokal. Versi susu menambahkan elemen kelembutan baru pada donat yang sudah dikenal luas.
Bahan-bahan yang diperlukan
300 gram tepung terigu (protein sedang)
50 gram gula pasir
5 gram ragi instan
1 butir telur
100 ml susu cair (atau susu UHT)
30 gram mentega
Sejumput garam
Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Untuk topping/glasir: susu kental manis atau glasir susu + gula halus
Cara Memasak Donat Susu
1. Campurkan tepung terigu, gula, ragi, dan garam dalam wadah.
2. Tambahkan telur dan susu cair secara perlahan sambil diuleni hingga sebagian bahan menyatu.
3. Masukkan mentega, uleni terus hingga adonan menjadi elastis dan tidak lengket di tangan (kalis).
4. Diamkan adonan selama 30–60 menit dalam wadah tertutup kain hingga mengembang dua kali lipat.
5. Kempiskan adonan, timbang dan bentuk menjadi bulatan atau cincin (lubangi tengahnya jika membuat donat berlubang).
6. Diamkan kembali selama 15–20 menit agar adonan mengembang ringan.
7. Panaskan minyak (api sedang), lalu goreng donat hingga berwarna keemasan di kedua sisi.
8. Angkat dan tiriskan.
Cara Menyajikan Donat Susu
Donat susu paling nikmat disajikan ketika masih hangat atau hangat suam-suam kuku. Setelah digoreng dan tiris, donat bisa dilapisi dengan susu kental manis atau glasir susu (campuran susu cair + gula halus) lalu dibiarkan mengering sedikit agar melekat. Untuk variasi, bisa ditambahkan topping cokelat, meses, atau kacang cincang. Donat disusun di piring saji dan siap dinikmati sebagai sajian sarapan ringan, camilan sore bersama teh atau kopi, atau kudapan dalam acara keluarga.
Donat susu menyuguhkan pengalaman rasa klasik yang diperkaya kelembutan susu, pantas disebut inovasi sederhana namun menggoda lidah. Dengan tekstur lembut di dalam dan renyah di luar, ditambah aroma susu halus, donat susu berhasil memikat hati banyak penikmat kuliner — dan menjadi bukti bahwa donat tidak pernah benar-benar kehilangan pesonanya.
Artikel ini ditulis oleh Shafura Maulida Abdillah, Mahasiswa Magang Universitas Dian Nuswantoro.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian