Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kisah Unik Terciptanya Mie Bakar Celaket, Inovasi Kuliner dari Malang

Internship Radar Kediri • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:33 WIB
Mie bakar Celaket dari Malang hadir dengan sensasi smoky dan lelehan keju yang menggugah selera.
Mie bakar Celaket dari Malang hadir dengan sensasi smoky dan lelehan keju yang menggugah selera.

JP RADAR KEDIRI- Kota Malang terkenal dengan kulinernya yang beragam. Salah satunya adalah Mie Bakar Celaket. Kuliner ini hadir sebagai bukti bahwa inovasi terbaik justru lahir dari ketidaksengajaan. Dengan sentuhan keju mozzarella yang meleleh dan teknik pembakaran yang unik, hidangan ini berhasil mencuri perhatian para pecinta kuliner.

Keunikan kisah Mie Bakar Celaket berawal dari sebuah kecelakaan masak yang justru melahirkan kreatifitas kuliner. Pada 2016, pemilik warung makan, Isminarto, tanpa sengaja membakar mie instan yang sedang dimasaknya. Alih-alih menyerah, ia justru melihat potensi dalam kecelakaan tersebut. Bermodal keberanian dan kreativitas, Isminarto mulai mengembangkan konsep mie bakar dengan berjualan dari rumah kecilnya menggunakan bungkus kertas sederhana. Dalam perjalanannya, inovasi ini ternyata disambut positif hingga akhirnya berkembang menjadi salah satu kuliner ikonik Malang yang terus eksis hingga sekarang.

Baca Juga: Bakso Sudah Biasa? Cwie Mie Malang Siap Bikin Kamu Ketagihan!

Proses pembuatan Mie Bakar Celaket memiliki ciri khas yang tidak ditemui di tempat lain. Mie yang sudah matang dibungkus rapat dengan aluminium foil kemudian dibakar di atas bara api. Teknik ini tidak hanya menghasilkan aroma bakar yang sedap dan rasa yang legit, tetapi juga menjaga kebersihan dan kehangatan mie dalam waktu yang lebih lama. Kemasan aluminium foil yang kedap udara membuat mie tetap hangat hingga 2-3 jam, sehingga praktis untuk dibawa pulang atau bahkan dikirim antar kota tanpa khawatir basi atau tumpah.

Mie Bakar Celaket menghadirkan perpaduan cita rasa yang harmonis antara tradisi dan modern. Dasar bumbunya mengadopsi rasa Bakmi Jawa yang gurih, dipadukan dengan sentuhan western melalui topping yang beragam. Pelanggan dapat memilih berbagai varian topping, mulai dari daging asap, bratwurst (sosis Jerman), bakso sapi, chicken strip, hingga seafood seperti udang dan cumi. Yang menjadi primadona adalah varian dengan keju mozzarella yang meleleh, menambah dimensi rasa gurih dan tekstur creamy yang memanjakan lidah.

Salah satu keunggulan Mie Bakar Celaket adalah harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp 19 ribu hingga Rp 39 ribu per porsi. Punya beberapa cabang yang buka dari pagi hingga malam, masyarakat dapat dengan mudah menikmati hidangan ini baik secara langsung di tempat maupun melalui layanan pesan antar online. Kemudahan akses ini menjadikan Mie Bakar Celaket sebagai pilihan kuliner yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Baca Juga: Mencicipi Olahan Mie dari Berbagai Negara di Asia, Mana Yang Paling Enak?

Kesuksesan Mie Bakar Celaket tidak hanya menjadi ikon kuliner Malang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kuliner lokal lainnya. Kisah perjalanan bisnis yang dimulai dari kecelakaan hingga kesuksesan membuktikan bahwa kreativitas dan ketekunan dapat mengubah hambatan menjadi peluang.

Inovasi dalam penyajian dan rasa yang ditawarkan Mie Bakar Celaket turut memicu gelombang kreativitas di dunia kuliner Malang, menunjukkan bahwa kuliner lokal memiliki daya saing yang kuat di era modern. Filosofi “dari kecelakaan datang keberuntungan” yang dipegang teguh pendirinya menjadi inspirasi bahwa inovasi seringkali lahir di luar rencana.

Penulis: Dita Amelia Ningsih Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#kuliner malang #kuliner #Cheese Lover #mie bakar celaket #malang #kisah unik #kota malang