JP RADAR KEDIRI- Telur merupakan salah satu bahan makanan pokok yang hampir selalu ada di setiap rumah. Selain praktis, telur juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Namun, jika tidak disimpan dengan benar, telur bisa cepat kehilangan kesegarannya bahkan berisiko menimbulkan bau tidak sedap.
Dalam situs resmi USDA Food Safety and Inspection Service menyebutkan bahwa telur perlu segera disimpan di kulkas setelah dipanen/dibeli, karena suhu yang tidak stabil bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri (misal Salmonella) serta penurunan kualitas fisik telur seperti kehilangan kelembapan, bentuk kuning telur yang melunak, dan cangkang yang mudah poros. Agar stok telur di rumah tetap segar lebih lama, ada beberapa cara penyimpanan yang bisa dilakukan.
Cara Menyimpan Telur agar Tetap Segar
1. Simpan di suhu ruangan untuk konsumsi cepat
Jika telur akan dikonsumsi dalam beberapa hari saja, kamu bisa menyimpannya di suhu ruangan. Pastikan telur diletakkan di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Baca Juga: Kenali Perbedaan Telur Kampung dan Telur Omega, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
2. Gunakan kulkas untuk penyimpanan lebih lama
Menyimpan telur di dalam kulkas adalah cara terbaik agar kesegarannya bertahan hingga beberapa minggu. Simpan di rak utama kulkas, bukan di pintu, agar suhu lebih stabil.
3. Letakkan telur dengan posisi ujung runcing di bawah
Posisi ini menjaga kantung udara tetap berada di bagian atas, sehingga kualitas telur bisa bertahan lebih lama dan tidak cepat busuk. Salah satu penelitian dalam Springer Open menyatakan bahwa posisi telur selama penyimpanan memengaruhi kualitas telur, terutama dalam konteks telur tetas. Telur yang disimpan air cell down (yakni posisi tertentu) menunjukkan hasil yang lebih baik dalam beberapa parameter kualitas.
4. Gunakan wadah tertutup atau rak telur khusus
Menyimpan telur dalam wadah tertutup membantu mengurangi penyerapan bau dari bahan makanan lain di kulkas. Selain itu, rak telur khusus juga membuat penataan lebih rapi.
Baca Juga: Hati-hati, Ini yang Terjadi Jika Terlalu Banyak Konsumsi Telur Puyuh
5. Jangan dicuci sebelum disimpan
Cangkang telur memiliki lapisan alami yang melindunginya dari bakteri. Mencuci telur justru bisa menghilangkan lapisan ini dan membuat telur lebih cepat rusak. Sebaiknya cuci telur hanya saat akan digunakan.
6. Pisahkan telur retak dari yang utuh
Telur yang retak lebih rentan terkontaminasi bakteri. Simpan telur retak dalam wadah tertutup di kulkas dan segera gunakan dalam waktu dekat.
7. Gunakan metode air untuk cek kesegaran
Jika ragu dengan kesegaran telur, rendam dalam air. Telur segar akan tenggelam, sementara telur yang sudah lama akan mengapung.
Baca Juga: Misteri Ayam dan Telur, Duluan Mana Menurut Ilmiah dan Filosofinya?
Tips Tambahan
- Tandai tanggal pembelian telur agar lebih mudah memantau masa simpannya.
- Jika punya stok banyak, gunakan telur yang lebih lama disimpan terlebih dahulu (sistem FIFO: first in, first out).
- Untuk olahan praktis, telur bisa dipecahkan lalu disimpan dalam wadah tertutup di freezer, baik dalam bentuk utuh atau dipisahkan antara putih dan kuningnya.
Dengan cara penyimpanan yang tepat, telur bisa tetap segar lebih lama dan siap digunakan kapan saja untuk berbagai hidangan. Mulai dari menyimpannya di kulkas dengan posisi benar, tidak mencuci sebelum digunakan, hingga memisahkan telur yang retak, semuanya bisa membantu menjaga kualitas telur tetap terjamin. Jadi, jangan sampai salah menyimpan agar stok telur di rumah selalu aman dan segar.
Baca Juga: Makan Telur Setiap Hari Bikin Bisulan? Mitos atau Fakta?
Artikel ini Ditulis Oleh Redinta Rachma Ayshafa, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian