Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sego Sambel Mak Yeye, Primadona Pedas yang Tak Tergantikan di Surabaya

Jauhar Yohanis • Senin, 29 September 2025 | 23:36 WIB

Penjual makanan menjajakan aneka lauk dengan sambal yang menggugah selera.
Penjual makanan menjajakan aneka lauk dengan sambal yang menggugah selera.

JP RADAR KEDIRI Di tengah gempuran kuliner kekinian yang silih berganti, ada satu legenda yang tetap berdiri kokoh di Kota Pahlawan: Sego Sambel Mak Yeye. Berlokasi di Jalan Walikota Mustajab, warung sederhana ini setiap harinya tak pernah sepi antrean, menjadi bukti bahwa kesetiaan masyarakat pada cita rasa autentik jauh lebih kuat dari tren musiman.

Menu yang ditawarkan sederhana: nasi putih hangat, sambel terasi merah menyala, tempe goreng garing, dan sayur lecek dari bayam yang diremas. Namun, sambelnya adalah jiwa dari hidangan ini. Pedasnya menggigit tanpa menyiksa, berpadu dengan aroma terasi yang khas, menghadirkan sensasi “ngelow” yang membuat siapa pun ketagihan. Justru dari kesederhanaan itulah lahir keistimewaan yang tak tergantikan.

Warung ini berdiri sejak 1970-an dan dikelola secara turun-temurun. Resep sambel legendaris Mak Yeye tetap dipertahankan tanpa perubahan berarti. “Kalau rasanya berubah, itu bukan Sego Sambel Mak Yeye lagi,” ungkap salah satu keluarga pengelola. Kesetiaan menjaga keaslian resep membuat pelanggan lintas generasi tak pernah berpaling. Banyak yang dulunya datang bersama orang tua, kini kembali membawa anak-anak mereka, menjadikannya tradisi kuliner keluarga.

Baca Juga: Resep Cumi Sambal Pete, Pedasnya Bikin Nambah Nasi Terus!

Popularitas Sego Sambel Mak Yeye bahkan menjangkau kalangan pejabat dan tokoh nasional. Eks Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tercatat beberapa kali mampir, sementara Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga pernah menyantap sajian pedas ini ketika berkunjung ke Surabaya. Kehadiran figur publik kian mengukuhkan status warung ini sebagai ikon kuliner Surabaya.

Keunikan lain terletak pada sistem pembayaran menggunakan bon kertas kecil yang mencatat pesanan. Selepas makan, pelanggan menyerahkan bon untuk dibayar di kasir. Meski terkesan jadul, sistem ini berjalan tertib dan justru menjadi ciri khas yang melekat di hati pengunjung. Suasana lesehan yang padat merayap menambah nuansa otentik, menghadirkan kehangatan khas Surabaya yang lugas dan egaliter.

Kini, Sego Sambel Mak Yeye bukan sekadar warung makan. Ia adalah bagian dari sejarah, nostalgia, dan identitas kuliner Kota Pahlawan. Di tengah hiruk pikuk modernisasi, warung ini mengajarkan satu hal: konsistensi pada cita rasa asli adalah resep abadi untuk memenangkan hati masyarakat. Dan di Surabaya, rasa pedas sambel Mak Yeye akan selalu dikenang sebagai primadona sejati.

Baca Juga: Nikmatnya Sambal Gami dengan Aneka Lauk

Dita Amelia Ningsih Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

 

Editor : Jauhar Yohanis
#sego sambel #Primadona #pedas #nasi putih #kuliner surabaya