JP RADAR KEDIRI - Kediri bukan hanya dikenal dengan wisata Gunung Kelud atau air terjunnya yang eksotis, tetapi juga memiliki destinasi alam lain yang tak kalah memesona, yaitu Hutan Pinus Kediri. Tempat ini kini menjelma sebagai salah satu tujuan wisata populer di Jawa Timur berkat suasananya yang sejuk, rindang, dan menenangkan. Dengan deretan pohon pinus menjulang tinggi di lereng Gunung Wilis, kawasan ini menjadi destinasi ideal bagi mereka yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
Hutan Pinus Kediri berlokasi di Dusun Plapar, Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Letaknya yang berada di lereng Gunung Wilis membuat udara di sekitar kawasan terasa segar, bahkan cenderung dingin di pagi dan sore hari. Wisatawan bisa datang setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Menariknya, tempat ini tidak menerapkan biaya tiket masuk, sehingga sangat ramah bagi semua kalangan. Pengunjung hanya dikenakan retribusi parkir jika membawa kendaraan pribadi.
Pesona Alam Hutan Pinus Kediri
Begitu memasuki area hutan, pengunjung akan langsung disambut suasana khas hutan pinus: deretan batang pohon tinggi menjulang lurus, daun-daunnya yang bergemerisik diterpa angin, serta aroma resin yang menenangkan. Panorama ini menciptakan atmosfer asri dan sejuk, seakan membawa siapa pun yang datang untuk sejenak melupakan rutinitas.
Kawasan hutan pinus juga menjadi magnet bagi pecinta fotografi. Banyak wisatawan yang sengaja datang hanya untuk berswafoto dengan latar belakang pepohonan eksotis. Di beberapa titik, pengelola menyiapkan spot foto tematik sehingga pengalaman berkunjung semakin menyenangkan.
Beberapa spot favorit yang banyak diminati antara lain:
- Hammock di antara pohon pinus
Hammock berwarna cerah diikatkan di batang-batang pinus tinggi. Selain bisa digunakan untuk bersantai, spot ini juga menciptakan latar belakang foto yang estetik. Dengan posisi menggantung di ketinggian tertentu, hasil foto tampak dramatis sekaligus unik. Hammock bisa disewa di lokasi atau pengunjung boleh membawa sendiri. - Ayunan kayu bernuansa tradisional
Spot lain yang tak kalah populer adalah ayunan kayu sederhana yang dipasang di beberapa titik hutan. Meski terlihat sederhana, justru itulah daya tariknya. Duduk di ayunan dengan latar pohon pinus rindang memberikan kesan alami yang membuat foto semakin instagramable. - Panorama lereng Gunung Wilis
Dari beberapa sudut hutan, pengunjung bisa langsung menyaksikan panorama lereng Gunung Wilis. Pemandangan pegunungan hijau dengan udara segar adalah latar belakang sempurna untuk siapa pun yang ingin mengabadikan momen.
Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan
Selain sekadar menikmati pemandangan atau berfoto, hutan pinus Kediri juga menawarkan beragam aktivitas menarik:
- Bersepeda di jalur hutan
Jalur tanah yang landai hingga menanjak di sekitar hutan sering dijadikan lintasan sepeda. Aktivitas ini cocok bagi wisatawan yang ingin olahraga ringan sembari menghirup udara segar dan menikmati pemandangan. - Belajar hidroponik dan penyadapan getah pinus
Salah satu daya tarik edukatif di tempat ini adalah kesempatan untuk melihat dan belajar tentang budidaya hidroponik. Selain itu, pengunjung juga bisa mengetahui proses penyadapan getah pinus yang nantinya digunakan sebagai bahan baku industri. Aktivitas ini sangat cocok untuk wisata edukasi, terutama bagi anak-anak sekolah.
Kedai 66: Spot Nongkrong di Tengah Hutan Pinus
Menariknya, di tengah hutan terdapat sebuah tempat nongkrong unik bernama Kedai 66. Tempat ini menjadi favorit anak muda karena menghadirkan suasana kafe sederhana dengan pemandangan alam terbuka.
- Menu kuliner khas
Kedai 66 menyediakan berbagai pilihan makanan dan minuman yang cocok untuk menemani waktu santai. Menu andalan di antaranya es blend segar, kopi hijau khas, hingga hidangan tradisional seperti pecel, nasi jagung, dan nasi tiwul goreng. Nikmatnya makanan semakin terasa ketika disantap sambil menikmati udara dingin khas pegunungan. - Dekorasi alami dan estetik
Hampir seluruh bangunan Kedai 66 didominasi material kayu yang menyatu dengan lingkungan sekitar. Tempat duduknya bervariasi, mulai dari kursi biasa, hammock, hingga ayunan kayu. Suasana ini membuat pengunjung merasa betah berlama-lama, sekaligus memberikan pengalaman berbeda dari kafe pada umumnya.
Fasilitas yang Tersedia
Meski gratis, Hutan Pinus Kediri sudah dilengkapi fasilitas yang cukup memadai. Area parkirnya luas, terdapat toilet umum, bangku-bangku kayu untuk bersantai, serta warung kecil milik warga sekitar. Dengan adanya fasilitas ini, pengunjung dapat menikmati wisata dengan nyaman tanpa perlu khawatir soal kebutuhan dasar.
Tips Berkunjung ke Hutan Pinus Kediri
Agar pengalaman berkunjung lebih menyenangkan, ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan:
- Jaga kondisi tubuh
Lokasi wisata berada di lereng gunung dengan jalur yang kadang menanjak. Pastikan kondisi fisik prima agar tetap bugar selama berjalan-jalan atau mencoba aktivitas outdoor. - Gunakan pakaian yang sesuai
Kenakan pakaian kasual yang nyaman, sepatu olahraga atau trekking agar tidak mudah terpeleset, serta bawa jaket atau sweater karena suhu bisa turun drastis pada pagi dan sore hari. - Bawa perlengkapan tambahan
Topi, kacamata hitam, sunscreen, dan air minum sangat dianjurkan. Perlengkapan ini akan membuat kegiatan lebih aman dan nyaman, terutama jika berlama-lama di area terbuka. - Jaga kebersihan lingkungan
Hutan pinus adalah kawasan alam yang masih terjaga keasriannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak membuang sampah sembarangan. Gunakan kantong khusus untuk membawa sampah pribadi agar lingkungan tetap lestari.
Hutan Pinus Kediri bukan hanya sekadar tempat wisata alam, tetapi juga ruang rekreasi, edukasi, dan interaksi sosial. Suasananya yang sejuk, panorama indah, aktivitas yang beragam, hingga keberadaan Kedai 66 sebagai spot nongkrong menjadikannya pilihan wisata yang lengkap. Dengan biaya yang nyaris gratis, tempat ini sangat layak dikunjungi oleh siapa saja yang ingin berlibur tanpa harus menguras dompet.
Penulis : Thomas Oktavio - Mahasiswa Magang dari Universitas Dian Nuswantoro
Editor : Jauhar Yohanis