Bakso, memang sudah menjadi primadona kuliner yang wajib dicoba jika berkunjung ke Malang. Tapi tahukah kamu, jika ada kuliner yang tidak kalah legendaris dan sangat identik dengan Malang? Namanya Cwie Mie.
Sesuai dengan namanya, Cwie Mie khas Malang adalah mie ayam versi lebih sederhana dari mie ayam lainnya. Namun jangan salah! Tampilan yang sederhana dari Cwie Mie menyembuyikan rasa luar biasa di baliknya.
Hawa dingin Kota Malang membuat bakso dan Cwie Mie menjadi hidangan yang paling cocok untuk disantap. Jika bakso memiliki cita rasa kuah yang lebih kuat dan porsi yang kurang mengenyangkan bagi beberapa orang, Cwie Mie hadir dengan kuah kaldu bening yang lebih ringan, namun tetap mengenyangkan.
Tipe mie yang digunakan adalah mie tipis kenyal, toping ayam cincang gurih, daun selada, dan irisan daun bawang tidak lupa melengkapi cita rasa ringan dari Cwie Mie. Penyajiannya dipisah antara mie kering dengan kuahnya. Sehingga memberikan pengalaman makan mie ayam dengan versi ringan, bersih, dan nagih.
Kuliner Warisan Tionghoa
Sebelum menjadi identitas kuliner Kota Malang, Cwie Mie sudah melewati sejarah panjang di Malang. Kata "Cwie" diambil dari dialek Hokkien yang berarti kecil. Merujuk pada tekstur mie yang lebih kecil atau tipis. Nama ini sudah mencerminkan asal-usulnya, yakni dari etnis Tionghoa yang menetap di Malang.
Cwie Mie adalah hidangan hasil akulturasi budaya Tionghoa dan lokal di Malang. Dulunya Cwie Mie adalah hidangan rumahan warga keturunan Tionghoa. Namun kini, ia telah menjelma mejadi kuliner yang identik dengan Malang dan wajib dicoba jika berkunjung ke kota sejuk ini.
Dari Tradisional sampai Kekinian
Seiring perkembangn zaman, banyak inovasi yang memuncukan Cwie Mie dalam berbagai versi modern. Mulai dari menambahkan level pedas atau toping bervariasi seperti keju hingga telur asin. Meskipun begitu, rasa orisinal Cwie Mie masih menjadi kecintaan banyak orang.
Berikut beberapa rekomendasi tempat untuk menikmati Cwie Mie di Kota Malang:
- Depot Kayutangan - Cwie mie legendaris ini sudah ada sejak 1998, tepatnya di Jalan Kahuripan, Nomor 18. Dengan harga mulai dari 12.000 rupiah. Hadir dengan menu baru kuah pedas mala dan toping Ayam Charsiu.
- Hot Cwie Mie Malang - tempat makan Cwie Mie satu ini tidak kalah legendaris di Malang. Sudah ada 3 cabang yang dibuka, yakni di Jalan Kawi, Jalan S. Parman, dan ada pula di Mall Olympic Graden (MOG) Malang, serta di Malang Town Square (Matos).
- Mie Tiga Soodara - banyak jenis mie yang dijual dan berbagai varian, dengan harga mulai dari 13.000 rupiah. Lokasinya berada di Jalan Danau Semayang E1/H17, Sawojajar, Malang.
Baca Juga: Restoran di Kediri ini Cocok untuk Kamu Pecinta Makanan Tradisional dan Nuansa Alam yang Asri
- Cwie Mie Oma - berbeda dengan tiga sebelumnya, Cwie Mie di sini berkonsep rumahan. Cwie Mie yang dijual masih outentik namun menunya didominasi non-halal. Berlokasi di dalam Perumahan Araya, Kota Malang.
Ringan tapi Mengenyangkan
Mungkin jika dibandingkan dengan bakso, kepopuleran Cwie Mie belum sebesar itu secara nasional. Namun, inilah yang membuatnya menarik, mencicipi Cwie Mie seperti menjelajahi rahasia kuliner yang kemungkinan besarnya membuatmu jatuh cinta.
Jika berkunjung ke Malang dan merasa sudah bosan dengan Bakso Malang, kamu bisa bergeser ke kuliner semangkuk Cwie Mie Malang. Kemudian bersiaplah untuk ketagihan.(*)
(Catatan Redaksi: Artikel ini ditulis oleh Karunia Syifa, mahasiswa magang dari Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Mahfud