Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kontras Kuliner Pasar Setonobetek: Dari Angkringan ke Kafe Modern

Internship Radar Kediri • Jumat, 29 Agustus 2025 | 21:45 WIB
Kontras kuliner angkringan dengan suasana kafe modren
Kontras kuliner angkringan dengan suasana kafe modren

Pasar Setonobetek di Kediri bukan hanya dikenal sebagai pusat perbelanjaan grosir. Melainkan  juga sebagai ruang bertemunya kuliner tradisional dan modern.

Terletak di jantung kota, gabungan dua wisata kuliner yang kontras yakni angkringan dan kafe modern, menjadi salah satu hal yang menarik.

Baca Juga: Bikin Nostalgia, 6 Jajanan Jadul Ini Ternyata masih Ada di Pasar Tradisional Kediri

Angkringan: Makanan Sederhana Membawa Nuansa Nostalgia yang Hangat

Angkringan menjadi tempat yang khas di Pasar Setonobetek. Warung-warung dengan memanfaatkan gerobak sebagai etalasenya berdiri berjajar di sepanjang Jalan Pattimura, Kota Kediri. Namun, wisata kuliner angkringan ini buka dan baru dapat dikunjungi pada malam hari.

Suasana sejuk malam, menjadi pelengkap untuk menikmati hidangan tradisional yang disajikan di angkringan. Seperti nasi kucing, sate-satean (sundukan) seperti usus, ati ampela, sosis, dan telur.

Ada pula tempe bacem, gorengan, dan minuman yang menyegarkan. Harga yang ditawarkan pun terjangkau hingga menarik banyak pengunjung dari berbagai kalangan.

Wisata ini menjadi ruang sosial yang cocok untuk berbagai kalangan membangun interaksi. Caranya  dengan duduk bersama tanpa sekat kelas sosial yang mencolok.

Kafe Modern: Gaya Hidup Kekinian di Lantai Dua

Bertolak belakang dengan suasana angkringan, kontras wisata kuliner bisa ditemui di lantai dua Pasar Setonobetek. Kafe bergaya barat yang menawarkan kuliner kekinian seperti kopi espresso, latte, pasta, burger, cake, dan aneka dessert serta hadir dengan interior rapi dan instagramable. Membuat suasana terasa lebih eksklusif dan privat.

Harga yang ditawarkan juga lebih tinggi. Mencerminkan segmentasi pengunjung dari kalangan anak muda, pelajar, atau pekerja profesional yang mencari kenyamanan, estetika, dan suasana privat.

Kontras Menarik: Dua Kuliner Berbeda dalam Satu Ruang

Berada di lokasi yang sama, perbedaan angkringan dan kafe modern menciptakan kontras yang menarik. Angkringan dengan suasanan akrab dan harga lebih murah, menarik pengunjung yang mencari kenyamanan dan hubungan sosial erat.

Sebaliknya, kafe modren dengan suasana eksklusif dan privat cenderung menarik pengunjung yang menginginkan pengalaman pribadi dan privasi.

Meskipun demikian, keduanya hadir untuk saling melengkapi. Angkringan dengan fungsinya sebagai ruang sosial untuk mempererat komunitas dan kafe modern adalah ruang sosial untuk individualitas dan ekspresi gaya hidup modern.

Dengan kata lain, Pasar Setonobetek bukan hanya sekadar pasar. Namun juga ruang sosial yang mencerminkan pertemuan tradisional dan modernitas. Kesederhanaan dan kemewahan dapat dinikmati dengan sajian kuliner khasnya. Di sini kuliner bukan hanya soal makanan, namun juga soal identitas, nilai sosial, dan pengalaman hidup.(*)

 

(Catatan Redaksi: Artikel ini ditulis oleh Karunia Syifa, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Mahfud
#kafe #kuliner tradisional #angkringan #kuliner barat #pasar setonobetek kediri