Misalnya di wisata air Paggora Kota Kediri. Selama libur Agustusan, tempat ini sepi pengunjung. “Kunjungan wisata kemerdekaan sepi banget padahal liburnya 3 hari,” jelas Suko Edi, Ketua Pelaksana Kegiatan Taman Paggora. Dia menduga, lesunya kunjungan wisatawan disebabkan karena masyarakat lebih banyak merayakan kemerdekaan di kampungnya masing-masing dengan menggelar berbagai lomba.
Jumlah pengunjung hanya 380 orang. Menurut Suko Edi angka tersebut menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan cuti bersama dan libur nasional lainnya. Tidak hanya Paggora, hal yang sama juga terjadi di Taman Tirtayasa. Spot wisata ikonik dan cantik di Kediri ini hanya dikunjungi oleh segelintir wisatawan yang menikmati kolam renang.
Menurut Robith, House Keeping Taman Tirtayasa, total kendaraan yang masuk dan terparkir kurang dari 50 kendaraan. “Untuk mobil sih yang masuk hanya 15 mobil, sepeda motornya hanya 26”, jelasnya.
Berbeda dengan kota, wisata di Kabupaten Kediri justru sebaliknya. Misalnya di wisata Arca Totok Kerot. Menurut Hudi, juru parkir wisata Totok Kerot, wisata tersebut cenderung sepi di hari biasa. Tapi momen libur panjang seperti saat ini pengunjungnya bisa meningkat hingga tiga kali lipat.
“Hari biasa bisa tidak ada sama sekali, sekarang momen libur bisa sampai 100 orang,” ungkapnya.
Hal serupa juga terjadi di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG). “Mumpung masih libur jadinya ke sini (SLG, Red), lumayan anak juga bisa main sambil beli jajanan” ungkap Rini salah satu pengunjung asal Kecamatan Ngancar.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian