JP Radar Kediri – Jalan masuk Bandara Dhoho Kediri terbentang panjang dengan pemandangan bukit dan persawahan di kanan kirinya. Lalulintasnya sepi. Hal ini menjadi suasanya nyaman pagi penghobi jogging atau lari.
Ada yang berbeda dari tempat lain. Selain persawahan dan perbukitan, bangunan fasilitas bandara menjadi magnet tersendiri.
Jalur sekitar bandara juga panjang sehingga membuat trek lari juga semakin jauh. Alfian, salah satu warga yang hobi jogging di sekitar bandara mengatakan bahwa jogging di area bandara lebih aman karena minim kendaraan.
“Jogging di sini pemandangannya bagus, ada bukit, bangunannya keren, dan gak banyak kendaraan. Jadi lebih aman,” ujar Alfian, warga Kecamatan Grogol.
Untuk masuk ke kawasan bandara, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir sebesar 4.000 rupiah, setelah itu pengunjung dapat melihat suasana bandara ataupun jogging di sekitar jalur selagi tidak mengganggu mobilitas kendaraan.
Bandara Dhoho memang dibangun dengan fasilitas lengkap. Landas pacu 3.300 x 60 meter, apron komersial 548 x 141 meter, apron VIP 221 x 97 meter, empat taxiway, serta area parkir 37 ribu meter persegi mendukung operasional bandara ini.
Selain itu, bandara ini juga dilengkapi area check-in yang luas, ruang tunggu nyaman, area komersial dengan berbagai pilihan kuliner, mushola, toilet bersih, dan parkir yang memadai.
Namun, sejumlah pengunjung menilai fasilitas masih diperlukan pembenahan dan perawatan terutama di bagian taman, karena banyak tanaman yang mulai mengering sehingga kurang nyaman dipandang.
“Fasilitasnya oke, tapi taman banyak yang kering. Sayang banget, kesannya jadi kurang terawat,” kata Risa, warga Kecamatan Banyakan.
Pemanfaatan area bandara menjadi tempat berolahraga khususnya jogging juga pernah dilakukan sebelumnya. Pada tanggal 15 Juni lalu, sebuah event lari bertajuk “Bandara Dhoho for Fun” digelar di kawasan bandara.
Event tersebut adalah lomba lari 5 kilometer yang bisa diikuti masyarakat umum. Acara itu sekaligus menjadi ajang promosi Bandara Dhoho sebagai ikon baru kemajuan Kediri Raya.
Meski saat ini aktivitas penerbangan komersial dihentikan sementara selama Mei hingga Juli, Bandara Dhoho tetap beroperasi melayani penerbangan carter dan jet pribadi.
Editor : Jauhar Yohanis