KOTA, JP Radar Kediri - Tulang iga sapi menjadi salah satu bagian yang paling jadi rebutan. Daging Iga Sapi atau rib adalah bagian daging sapi yang berasal dari daging di sekitar tulang iga atau tulang rusuk. Bagian ini termasuk dari delapan bagian utama daging sapi yang biasa dikonsumsi. Kali ini, iga sapi dimasak menjadi menu makanan berkuah. “Iga sapi ini dimasak menjadi asem-asem, dan sop,” kata Yuyun Masita Yuono pemilik Rumah Makan Mirasa 2.
Kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri, perempuan yang kerap dipanggil Yuyun ini mengatakan, meski sama-sama makanan berkuah. Namun keduanya memiliki cita rasa yang berbeda. Untuk asem-asem iga, bumbu yang digunakan terdapat campuran asem, gula merah, cabai rawit, tomat, bawang merah, hingga bawang putih. Dengan campuran bumbu ini, membuat asem-asem memiliki cita rasa manis, asem, dan juga padas.
Baca Juga: Viral di Kediri! Es Pisang Hijau Asal Makassar Ini Ludes Ratusan Porsi per Hari. Mau Mecoba?
Sementara itu, untuk sup iga ini lebih memiliki kuah yang bening. “Bumbu yang digunakan pala, bawang merah, merica, tomat, daun bawang,” imbuhnya. Yang membedakan dengan asem-asem iga, untuk rasa sop iga ini lebih segar. Rasa pala pada kuah sangat terasa.
Sup iga ini disajikan dengan kecap, dan sambal bawang. Dengan tambahan ini, membuat tambahan rasa pedas dan manis pada makanan. Agar memudahkan makan, tulang iga atau rib ini lebih dulu direbus hingga empuk.
Daging iga ini direbus lama, membuat sari daging keluar. Sari daging ini membuat kuah menjadi penuh dengan kaldu. “Disajikan dengan nasi putih,” kata Yuyun. Untuk menyantap asam-asam dan sup iga, paling pas dimakan ketika sedang hangat. Dengan keadaan hangat, membuat kuah masih keadaan segar. Tidak terdapat lemak yang ngendal. (*)
Editor : Jauhar Yohanis