Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ngiler! Jajanan Korea Rasa Halal ala Kediri, dari Tteokbokki Pedas Mantul sampai Jajangmyeon Tanpa Babi!

Habibah Anisa M. • Sabtu, 24 Mei 2025 | 00:04 WIB

Jajanan pinggir jalan ini yang masih populer hingga saat ini terdapat Tteokbokki, Gimbab, dan jajangmyeon.
Jajanan pinggir jalan ini yang masih populer hingga saat ini terdapat Tteokbokki, Gimbab, dan jajangmyeon.

JP Radar Kediri – Membahas soal Korea Selatan memang tak ada matinya. Negeri Ginseng ini punya sejuta pesona, mulai dari budaya, fashion, drama Korea, sampai kulinernya yang menggoda lidah. Nah, satu yang tak bisa dilewatkan tentu saja jajanan pinggir jalannya yang kini mulai merambah Kediri!

Adalah Ade Uchrowi Putri, pemilik brand Uju Eat, yang membawa cita rasa Korea ke Kota Tahu dengan sentuhan lokal. “Biar aman dikonsumsi masyarakat Kediri yang mayoritas muslim, saya buat versi halalnya,” ujar Ade saat ditemui Radar Kediri.

Salah satu menu andalan Uju Eat adalah Tteokbokki. Makanan berbahan dasar kue beras ini dibalut dengan saus merah pedas menggugah selera. Yang bikin spesial, saus gochujangnya dibuat sendiri oleh Ade! Bukan tanpa alasan—gochujang instan kebanyakan mengandung alkohol. “Saya pakai bubuk cabai dan rice syrup asli Korea, tapi racik sendiri biar halal,” jelasnya.

Selain Tteokbokki, ada juga Kimbab, si nasi gulung ala Korea yang sekilas mirip sushi Jepang. Tapi jangan salah, isian kimbab lebih variatif dan full sayur sehat: ada bayam, wortel, acar lobak, kue ikan, dan telur.

Tak ketinggalan, Ade juga menyajikan Jajangmyeon, mie dengan saus pasta kacang kedelai hitam yang kental. “Aslinya jajangmyeon itu dari China, dan biasanya pakai daging babi. Tapi di sini saya ganti pakai daging sapi,” ungkap Ade.

Kreativitas Ade dalam menyajikan kuliner Korea yang ramah muslim dan tetap autentik ini sukses menarik perhatian pecinta K-food di Kediri dan sekitarnya. Apalagi, semua bahan impor langsung dari Korea, tapi diracik dengan kearifan lokal.

“Target saya bukan cuma jual makanan, tapi ngenalin budaya Korea lewat cita rasa yang tetap sesuai dengan lidah lokal,” pungkasnya.

 

 

Editor : Jauhar Yohanis
#korea #halal #kuliner #babi #makanan korea #Jajangmyeon