Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rujak Cingur Viral di Kediri, Dijual di Emperan Toko Tapi Bikin Pembeli Rela Antre!

Habibah Anisa M. • Kamis, 22 Mei 2025 | 17:45 WIB

Rujak cingur di Jalan Dhoho yang selalu menjadi primadona
Rujak cingur di Jalan Dhoho yang selalu menjadi primadona

JKEDIRI – Di tengah hiruk pikuk lalu lintas Jalan Dhoho yang tak pernah sepi, ada satu kuliner legendaris yang bikin siapa saja kepincut. Rujak cingur racikan Bu Fatimah, warga asli Bangkalan, Madura. Meski hanya berjualan di teras sebuah toko yang tutup, setiap hari lapak sederhana ini tak pernah sepi pembeli, apalagi saat akhir pekan.

“Mulai buka sekitar jam sembilan pagi,” ujar Bu Fatimah sambil tangannya cekatan mengulek bumbu rujak khas Jawa Timur itu.

Tak seperti rujak cingur pada umumnya, sajian Bu Fatimah punya cita rasa khas dan aroma bumbu yang nendang. Rahasianya? Bumbu fresh racikan manual, hanya dibuat saat ada pesanan, terbuat dari campuran petis, kacang tanah, gula merah, terasi, hingga pisang batu mentah yang diulek dengan takaran pas.

Disajikan dalam pincuk daun pisang, rujak ini memadukan beragam sayuran seperti kangkung dan toge, ditambah buah segar seperti bengkoang, belimbing, timun, hingga kedondong. Untuk pelengkap karbo dan proteinnya, ada potongan lontong, tahu, dan tempe. Tak ketinggalan, potongan cingur alias moncong sapi yang direbus empuk dan gurih, jadi primadona.

Sensasi rasa gurih, segar, dan pedas langsung menyatu dalam satu suapan. Buat penggemar pedas, jumlah cabai bisa request sesuai selera dan kekuatan lambung masing-masing. Soal harga? Cuma Rp15 ribu per-porsi, sudah bikin lidah joget.

Uniknya lagi, pembeli bisa pilih rujak “campur” atau “matengan”. Campur berarti semua bahan lengkap, termasuk buah-buahan. Sementara matengan hanya berisi bahan rebus seperti sayur dan gorengan tanpa buah.

Daryono, salah satu pembeli asal Kecamatan Gurah, mengaku datang jauh-jauh karena sang istri yang sedang ngidam hanya mau rujak dari lapak Bu Fatimah.

“Katanya rasanya beda. Bumbunya itu lho, khas banget,” ucapnya sembari menunggu pesanannya diracik.

Siap-siap antre di tangga toko, karena rujak cingur ini bukan cuma enak, tapi juga legendaris!

Editor : Jauhar Yohanis
#kediri #kuliner #rujak cingur #dhoho