JP Radar Kediri - Pesona Gunung Kelud tak hanya berhenti pada keindahan alamnya yang megah, tetapi juga pada kekayaan sudut-sudut cantik yang kini menjelma jadi spot Instagramable.
Area inti wisata Gunung Kelud, yang terletak di ketinggian sekitar 1.731 meter di atas permukaan laut, menyuguhkan pemandangan yang luar biasa dramatis dan menantang.
Tidak heran jika lokasi ini menjadi incaran para wisatawan muda yang ingin memadukan eksplorasi alam dengan dokumentasi visual untuk kebutuhan media sosial.
Berikut lima spot Instagramable yang bisa ditemukan langsung di area utama wisata Gunung Kelud:
1. Gardu Pandang Puncak Gajahmungkur: Panorama Kawah dari Ketinggian
Salah satu titik favorit wisatawan di area puncak adalah Gardu Pandang Puncak Gajahmungkur.
Baca Juga: Mau Healing ke Gunung Kelud? Simak Dulu Hal-Hal Penting yang Perlu Disiapkan agar Aman dan Nyaman
Terletak tepat di sisi tebing dengan pembatas pengaman, spot ini menawarkan pemandangan langsung ke arah kawah aktif Gunung Kelud.
Dari sini, pengunjung bisa menyaksikan lekukan tebing dan formasi batuan vulkanik yang menjulang di sekeliling kawah.
Waktu terbaik untuk berfoto di sini adalah pagi hari saat kabut perlahan-lahan tersingkap, menciptakan latar yang dramatis dan misterius. Banyak pengunjung yang menjadikan titik ini sebagai “header foto” mereka karena view-nya sangat khas dan tidak bisa ditemukan di tempat lain.
2. Jalan Berkelok Menuju Kawah: Latar Dramatis ala Film Petualangan
Setelah melewati terowongan bersejarah peninggalan zaman Belanda, pengunjung akan sampai di jalan sempit berkelok-kelok yang menurun tajam menuju area kawah.
Jalanan ini membelah dinding gunung dan langsung menghadap ke lembah, menciptakan suasana seolah sedang berada di jalur ekspedisi pegunungan Himalaya.
Banyak wisatawan memanfaatkan lekukan-lekukan jalan ini sebagai latar belakang foto estetik dengan gaya perjalanan, lengkap dengan nuansa petualang.
Saat cuaca cerah, bayangan tebing dan sinar matahari akan membentuk pola kontras yang sangat fotogenik.
3. Terowongan Kelud: Perpaduan Sejarah dan Seni Fotografi
Terowongan sepanjang 100 meter ini dulunya berfungsi sebagai saluran pengendali letusan. Kini, tempat ini menjadi spot Instagramable yang cukup unik.
Interior dinding yang lembab, pencahayaan alami dari dua ujung terowongan, serta kesan sedikit misterius menciptakan latar yang berbeda dari spot alam terbuka lainnya.
Fotografer pemula maupun profesional sering menggunakan terowongan ini untuk mengambil foto siluet atau teknik backlight, menjadikannya sebagai galeri alam yang tak disengaja.
4. Area Puncak Lava: Formasi Batu Vulkanik yang Eksotis
Sesampainya di dasar kawah, pengunjung bisa mendekati kubah lava sisa letusan terakhir. Kawasan ini memiliki kontur batuan tajam dan tekstur tanah vulkanik yang khas.
Warna bebatuan yang kecoklatan dan abu-abu memberikan efek dramatis pada hasil foto.
Spot ini sangat cocok untuk konsep fotografi bertema “landscape ekstrem” atau potret perjalanan yang menampilkan interaksi manusia dengan alam liar.
Saat langit sedang cerah, latar Gunung Kelud tampak seperti permukaan planet asing keren dan langka!
Baca Juga: Wisata Adem Dekat Kota, Ini 6 Tempat Ngadem di Semarang yang Nggak Bikin Kantong Bolong
5. Spot Batu-Batu Penanda Letusan: Simbol Kekuatan Alam yang Ikonik
Di beberapa sudut dekat kawah, terdapat batu-batu besar dengan ukiran atau penanda letusan Gunung Kelud.
Meski sederhana, batu-batu ini menjadi simbol kekuatan alam yang bisa dimaknai secara filosofis maupun artistik.
Banyak pengunjung yang menjadikan spot ini sebagai tempat berfoto dengan narasi sejarah di balik gambar.
Dipadukan dengan latar tebing yang menjulang tinggi, foto di titik ini memberi kesan kuat dan monumental, seolah menggambarkan keberanian manusia menghadapi ganasnya alam.
Baca Juga: Deretan Pantai di Banyuwangi Ini Wajib Masuk Daftar Liburanmu! Nomor 4 Surga Para Peselancar Dunia
Dengan kombinasi antara kekayaan geologi, sejarah letusan, serta pemandangan yang langsung mengarah ke pusat aktivitas vulkanik, area utama wisata Gunung Kelud menyimpan segudang potensi visual yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga memuaskan dahaga estetika para pemburu konten media sosial.
Jadi, sebelum pulang, pastikan memori ponselmu cukup dan baterai kameramu penuh, karena setiap langkah di Gunung Kelud bisa berubah jadi karya visual yang layak diabadikan dan dibagikan ke seluruh dunia.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira