JP Radar Kediri- Tempe merupakan makanan fermentasi khas Indonesia, ternyata memiliki beragam jenis yang unik dan menarik. Semuanya jika diolah dengan tepat akan terasa lezat, bergizi, dan nikmat. Beberapa di antaranya pasti sudah Anda coba..Yuk kenali aneka jenisnya
- Tempe Kedelai:
- Ini adalah jenis tempe yang paling umum dan mudah ditemukan. Terbuat dari fermentasi kacang kedelai dengan ragi Rhizopus oligosporus.
- Tempe kedelai memiliki tekstur yang padat dan rasa yang gurih.
- Tempe Gembus:
- Terbuat dari ampas tahu yang difermentasi.
- Memiliki tekstur yang lebih lembut dan rasa yang sedikit berbeda dari tempe kedelai.
- Tempe ini banyak ditemukan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
- Tempe Mlanding atau Tempe Lamtoro:
- Dibuat dari biji lamtoro atau petai cina.
- Memiliki rasa yang khas dan tekstur yang sedikit berbeda dari tempe kedelai.
- Tempe Benguk:
- Terbuat dari biji benguk atau koro.
- Memiliki rasa yang unik dan kaya akan protein.
- Tempe Menjes:
- Terbuat dari ampas tahu, ampas kedelai, atau campuran keduanya.
- Tempe ini memiliki tekstur yang sedikit kasar.
- Tempe Kecipir:
- Terbuat dari biji kecipir.
- Tempe ini banyak ditemukan di daerah Tulungagung, Jawa Timur.
- Tempe Bongkrek:
- Tempe ini terbuat dari ampas kelapa.
- Tempe ini sangat populer di daerah Banyumas.
- Perlu diperhatikan bahwa tempe bongkrek yang tidak diolah dengan benar dapat mengandung racun.
- Tempe Lupin:
- Tempe ini terbuat dari kacang lupin yang berasal dari australia.
- Tempe ini cukup terkenal di daerah Malang, Jawa Timur.
Editor : Puspitorini Dian Hartanti