KEDIRI, JP Radar Kediri– Destinasi wisata yang populer di Kota Kediri mulai mengalami penurunan jumlah wisatawan. Selama libur Lebaran 2025, Gua Selomangleng, di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, sepi pengunjung.
Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Destinasi Wisata Gua Selomangleng Heri Widyanto, penurunan jumlah pengunjung dibanding tahun lalu hanya sedikit.
Baca Juga: White Coffee, Dari Instan hingga Kopi Murni yang Lama Terpanggang
Ada beberapa faktor penyebab terjadinya penurunan. Diantaranya, karena bermunculan wisata baru. Terutama di sekitar wilayah Kota Kediri. “Seperti halnya kolam renang, kami punya banyak kompetitor. Di sini selain kolam renang Gua Selomangleng, ada juga kolam renang brigif,” imbuhnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, adanya desa wisata yang tersebar di Kabupaten Kediri juga menjadi faktor berkurangnya minat kunjungan masyarakat ke Gua Selomangleng. Mereka lebih memilih tempat wisata baru dengan fasilitas yang menarik.
Baca Juga: Latte Art, Seni Ciptakan Pola di Permukaan Kopi. Bukan Sekadar Menggambar
“Sekarang yang dicari masyarakat itu tempat untuk selfie. Karenanya wisata dengan pemandangan menarik akan lebih diminati,” terang lelaki asal Kecamatan Ngantru itu.
Untuk diketahui, jumlah kunjungan wisatawan dalam sepekan Lebaran ini hanya 2.158 orang. Jauh lebih menurun dibandingkan dengan perayaan Idul Fitri tahun lalu sebesar 2.218 orang. Dengan jumlah kunjungan tertinggi pada hari terakhir libur Lebaran.
Baca Juga: Kenikmatan Kopi Khop, Ini Sensasi Beda dari Kopi Asli Aceh
“Minggu kemarin (6/4) dalam satu hari ada 559 orang. Meningkat 2 kali lipat dari hari sebelumnya yang ada 200 pengunjung saja,” tandasnya.
Pantauan koran ini, banyak wahana permainan yang terbengkalai. Mangkraknya wahana permainan sudah terjadi sejak pandemi Covid-19. Dan hingga saat ini, belum ada upaya untuk diperbaiki.
Baca Juga: Affogato, Es Krim yang Tenggelam Dalam Espresso Panas
Lebih lanjut, keberadaan wahana permainan ini diharapkan mampu menjadi pendongkrak kunjungan wisatawan. Sebab salah satu hal yang dapat diingat oleh masyarakat tentang destinasi wisata adalah sarana prasarana dan fasilitas yang ditawarkan.
Selama Lebaran ini, upaya menambah jumlah pertunjukan di panggung hiburan tidak mampu mendongkrak kunjungan. Total ada 2 kali pertunjukkan jaranan dan 1 kali pertunjukan musik jadulan. “Lebih banyak dibandingkan tahun kemarin yang hanya ada satu kali pertunjukkan kesenian jaranan,” akunya.
Baca Juga: 5 Olahan Daun Katuk yang Lezat dan Bergizi, Agar Ibu Menyusui Tidak Bosan Mengonsumsinya.
Terakhir, dia berharap jika segera ada perbaikan untuk wahana permainan. Meskipun dilakukan secara bertahap tidak menjadi masalah. “Yang terpenting ada hal yang dapat menarik kunjungan wisatawan,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian