JP Radar Kediri- Kopi kothok adalah minuman kopi tradisional yang berasal dari Cepu dan Padangan, Jawa Tengah. Berbeda dengan kopi tubruk yang diseduh dengan air panas, kopi kothok dibuat dengan cara merebus bubuk kopi dan gula secara bersamaan.
Kopi ini memiliki ciri khas pada proses pembuatannya. Yaitu perebusan bersama gula dan kopi. Jadi bukan sekadar diseduh. Proses perebusan ini menghasilkan kopi yang memiliki rasa lebih kuat dan tekstur yang lebih kental.
Untuk rasa, karena proses perebusan tersebut, kopi kothok memiliki rasa yang lebih pahit dan kuat dibanding kopi tubruk. Meski begitu tetap memiliki rasa manis yang maksimal dari gula yang lebih meresap ke dalam kopi.
Baca Juga: Nikmatnya Kopi Cold Brew, Ini yang Bikin Istimewa
Untuk tekstur, kopi kothok memiliki tekstur yang lebih kental dan berampas. Ampas kopi ini mengendap di dasar cangkir yang menjadi ciri khas minuman ini. Berikut cara membuatnya:
- Bubuk kopi dan gula dimasukkan ke dalam panci bersama dengan air.
- Campuran tersebut kemudian direbus hingga mendidih.
- Setelah mendidih, kopi disaring atau dibiarkan mengendap sebelum disajikan.
Perbedaan dengan Kopi Tubruk:
- Proses Pembuatan:
- Kopi kothok direbus, sedangkan kopi tubruk diseduh.
- Rasa:
- Kopi kothok memiliki rasa yang lebih kuat dan pahit, sedangkan kopi tubruk memiliki rasa yang lebih ringan.
- Tekstur:
- Kopi kothok memiliki tekstur yang lebih kental, sedangkan kopi tubruk memiliki tekstur yang lebih cair.