Kamu bisa mencoba membuat bika Ambon sendiri di rumah sebagai camilan atau sajian untuk acara spesial.
Meskipun namanya bika Ambon, kue tradisional ini sebenarnya berasal dari Medan, Sumatera Utara, bukan dari Ambon.
Dalam proses pembuatannya, bika Ambon secara tradisional menggunakan fermentasi air nira atau tuak enau. Teknik ini menghasilkan tekstur khas dengan rongga-rongga di dalamnya, yang menjadi ciri utama kue ini.
Asal Usul Makanan Bika Ambon
Bika Ambon pertama kali diperjualbelikan di persimpangan Jalan Ambon di Medan, yang kemudian menjadi salah satu alasan mengapa kue ini diberi nama demikian.
Bagi mereka yang tidak mengonsumsi alkohol, bika Ambon tetap bisa dibuat tanpa menggunakan air nira atau tuak enau. Sebagai gantinya, ragi instan dan air kelapa dapat digunakan sebagai bahan fermentasi alternatif.
Ada pula versi lain yang mengaitkan asal-usul nama bika Ambon dengan daerah Amplas di Medan. Kawasan ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu wilayah timur yang didominasi oleh perumahan buruh dan lahan perkebunan, serta wilayah barat yang menjadi lokasi pabrik.
Kue ini pertama kali dikenalkan oleh seorang buruh transmigran asal Jawa yang kemudian mulai menjualnya di Medan. Seiring waktu, bika Ambon semakin digemari, terutama di kalangan masyarakat Belanda dan Tionghoa yang tinggal di daerah tersebut.
Selain itu, ada pandangan lain yang menyebutkan bahwa kata "ambon" dalam dialek Medan memiliki arti lembut, yang sesuai dengan tekstur bika Ambon yang kenyal dan empuk ketika dimakan.
Cara membuat Bika Ambon yang lezat dan bikin nagih
Meskipun dalam pembuatan bika Ambon tradisional biasanya menggunakan air nira, Anda bisa menggantinya dengan air kelapa dan ragi instan sebagai alternatif.
Penggunaan bahan ini tetap mampu menghasilkan aroma khas yang menyerupai bika Ambon asli.
Kue bika Ambon dengan tekstur lembut ini dapat bertahan hingga tiga hari. Setelah melewati waktu tersebut, kue akan mulai mengeras dan cita rasanya pun berkurang. Yuk, coba buat sendiri di rumah!
Bahan-Bahan
Berikut adalah daftar bahan yang diperlukan untuk membuat bika Ambon dengan takaran yang telah disesuaikan:
- 60 gram tepung tapioka
- 1 sendok makan tepung terigu
- 1 sendok makan tepung ketan
- 100 gram gula pasir
- 12 gram mentega yang telah dilelehkan
- 5 butir kuning telur
- 1 butir telur utuh
- 175 ml santan cair
- 50 ml air hangat
- 1 sendok teh kunyit bubuk
- 2 lembar daun jeruk
- 1 batang serai, dimemarkan
- ½ sachet ragi instan
- 1 sendok teh tepung terigu tambahan
- 1 sendok teh gula pasir tambahan
- ½ sendok teh garam
Cara membuat
Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat bika Ambon dengan hasil yang lembut dan berongga:
- Memasak Santan
Siapkan panci atau wajan kecil, lalu tuangkan santan ke dalamnya. Tambahkan kunyit bubuk, daun jeruk yang telah disobek-sobek, garam, dan serai yang sudah dimemarkan. Aduk sebentar agar kunyit bubuk larut dengan baik.
Masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mendidih untuk mencegah santan pecah. Setelah matang, matikan api dan biarkan dingin sebelum digunakan.
- Membuat Adonan Biang
Siapkan wadah kecil, lalu tuangkan air hangat sebanyak 50 ml. Masukkan tepung terigu, gula pasir, dan ragi instan.
Aduk hingga merata, kemudian diamkan sekitar 15 menit sampai berbusa, menandakan ragi aktif.
- Mengolah Adonan Utama
Dalam wadah terpisah, campurkan kuning telur, telur utuh, dan gula pasir. Kocok dengan mixer berkecepatan tinggi hingga adonan berubah warna menjadi pucat, mengembang, dan bertekstur kental.
Setelah itu, masukkan tepung tapioka, tepung terigu, dan tepung ketan ke dalam adonan. Tambahkan juga santan yang sudah disaring serta adonan biang yang telah mengembang.
Gunakan mixer dengan kecepatan rendah untuk mencampur bahan hingga rata. Setelah itu, lanjutkan mengaduk dengan whisk selama sekitar 5 menit.
Tutup adonan dan diamkan selama kurang lebih 3 jam agar mengembang sempurna.
- Memanggang Bika Ambon
Setelah adonan didiamkan selama 3 jam, panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius menggunakan api bawah selama 10 menit. Jangan menutup oven sepenuhnya, biarkan sedikit terbuka.
Selanjutnya, buka tutup adonan, aduk perlahan untuk menghilangkan buih, lalu tambahkan mentega cair dan aduk hingga merata.
Siapkan loyang berukuran 15 x 15 cm, olesi dengan mentega, lalu tuangkan adonan ke dalamnya. Panggang di dalam oven dengan suhu 180 derajat Celsius menggunakan api bawah selama satu jam, tetap dengan kondisi oven yang sedikit terbuka.
Setelah satu jam, tutup oven sepenuhnya dan lanjutkan memanggang dengan suhu 150 derajat Celsius menggunakan api atas bawah selama 5-7 menit.
Ketika permukaan kue berubah menjadi cokelat keemasan, angkat dari oven dan diamkan hingga suhunya turun.
Setelah dingin, keluarkan dari loyang, potong sesuai selera, dan bika Ambon siap disajikan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira