Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Sepinya pengunjung di wisata Air Terjun Dolo berdampak pada pedagang makanan di sana. Mereka harus gigit jari karena penjualan saat momen libur panjang kali ini merosot tajam.
Jika pada saat momen libur para pedagang bisa mendapatkan omzet jutaan rupiah dalam sehari, di momen long weekend kali ini hanya mampu meraup Rp 300 ribu saja dalam sehari.
“Padahal ini libur panjang, omzetnya ya segitu (Rp 300 ribu, Red)," keluh Eryawati, penjual makanan di area wisata yang terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo.
Penurunan omzet ini terlihat dari pengunjung yang datang ke warungnya. Pada saat pengunjung wisata ramai, yang beli bisa berjubel. Antrenya panjang karena harus melayani ratusan orang. Berbanding terbalik dengan kondisi saat ini, dia hanya melayani 20 sampai 30 orang saja dalam sehari.
"Di sini (Air Terjun Dolo, Red) ada 14 warung. Yang 8 warung di atas. Dan sisanya di bawah. Keluhan kami sama omzet menurun drastis,” tandas perempuan yang kerak disapa Ery tersebut.
Berjualan 20 tahun di sana, Ery baru sekarang merasakan sepi pengunjung saat momen libur panjang. Selain kemunculan banyak kafe menawarkan pemandangan indah sebelum ke Air Terjun Dolo juga akses menuju lokasi wisata yang juga masih banyak yang rusak. Dan ada titik yang juga rawan longsor.