KEDIRI, JP Radar Kediri– Musim hujan tak menyurutkan nyali pengunjung menikmati kuliner di tepi sungai Brantas. Seperti pada Sabtu (3/1) lalu, para pembeli tampak santai menikmati suasana sungai terpanjang di Jawa Timur itu sembari menikmati makanan ringan.
Mereka tidak khawatir memilih bersantai di tepi sungai karena di lokasi tersebut sudah dipasang garis kuning. Yakni pembatas bagi pengunjung yang hendak menikmati spot sungai Brantas.
Garis kuning itu biasanya menjadi spot yang indah untuk mengabadikan foto. Ardi, 23, warga Pule mengatakan, sebelumnya dia kerap duduk santai di area yang dipasang garis kuning.
“Setelah peristiwa air Sungai Brantas meluap, saya tidak bisa lagi duduk santai di area itu. Cukup menikmati di atas sini saja.” ungkap Ardi.
Ardi dapat memahami, garis kuning itu diberikan untuk menjaga keamanan pengunjung. Meskipun saat musim hujan, pengunjung yang datang tak menurun, Mereka asyik menikmati minuman dan makanan sambil menikmati sungai Brantas.
Bahkan menurut Irwan, pedagang yang berjualan di sana, pengunjungnya tetap ramai. Saar akhir pekan, dia bisa meraup omzet mencapai ratusan ribu rupiah dalam sehari. “Itu buka dari pukul 09.00 sampai 22.00,” akunya.
Sementara itu, para pedagang hanya memberikan tempat bersantai di bawah pohon. Untuk antisipasi terjadinya luapan sungai, pengunjung selalu diimbau agar tidak membawa tikar ke tepi sungai. Apalagi melewati batas garis kuning yang sudah diberikan pemerintah Kota Kediri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian