KEDIRI, JP Radar Kediri- Kue lapis memang ada di mana-mana. Tapi Kediri punya yang khas. Namanya, kue lapis mangga podang.
Dari namanya saja, kue lapis ini berbeda dengan yang disediakan di tempat lain. Karena salah satu bahannya menggunakan buah asli Kabupaten Kediri, mangga podang. Rasanya pun jadi khas. Bercita rasa Kediri!
“Rasanya manis mangga podangnya sangat khas,” terang Lina Wati, salah seorang pembuat kue lapis mangga podang.
Ide membuat kue lapis mangga podang juga berasal dari wanita ini. Awalnya, ketika dia mengikuti perlombaan membuat kue antar-kecamatan di Kabupaten Kediri. Dia memilih membuat kue lapis mangga podang.
“Karena di setiap daerah ada kue lapis, saya ingin Kabupaten Kediri ini memiliki kue lapis yang dibuat dari mangga podang,” ucap wanita berusia 40 tahun ini beralasan.
Untuk bahan-bahannya, nyaris sama dengan kue lapis lain. Yang membedakan tentu saja ada mangga podang untuk bahan adonan. Bahkan, tak hanya jadi bahan adonan, mangga podang pun juga dibuat selainya.
Kue lapis mangga podang produk Lina Wati masih eksklusif. Karena dibuat sendiri oleh si pemilik resep. Yang menggunakan mangga-mangga pilihan. Yaitu yang benar-benar matang.
“Kalau menggunakan mangga muda, akan berpengaruh pada rasa. Akan menjadi lebih masam,” jelasnya.
Upaya membuat kue lapis berciri khas Kediri ini juga berimbas pada pendapatan petani. Sebab, Lina Wati hanya membuat kue lapis dari mangga podang asli Kediri. Yaitu dari wilayah Kecamatan Banyakan yang memang menjadi sentra tanaman ini.
Bahkan, Lina Wati sudah punya strategi mengantisipasi ketika tidak musim mangga. Dia menyimpan buah yang sudah dibekukan. Sehingga ketika sedang sulit dicari, kue lapis mangga podang tetap menggunakan bahan asli. Bukan hanya dari perasa buatan.
Bagaimana soal rasa? Memang, tekstur kue lapis mangga podang ini tidak seringan kue lapis lainnya. Namun tetap lembut saat dimakan. Dengan aroma mangga podang yang sangat terasa. Hanya, karena tak menggunakan pengawet, usia kue ini cuma bertahan empat hari. Paling lama tujuh hari bila disimpan dalam kulkas.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah