Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Kediri Genjot Pendapatan Daerah dari Sektor Wisata, Ini Targetnya

Karen Wibi • Kamis, 22 Februari 2024 | 17:06 WIB
CAPTION: Sektor Wisata Wajib Setor Rp 3,5 M Disparbud Optimistis Dapat Penuhi Target Pendapatan Daerah.
CAPTION: Sektor Wisata Wajib Setor Rp 3,5 M Disparbud Optimistis Dapat Penuhi Target Pendapatan Daerah.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri harus bekerja keras. Karena target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tak main-main. Mencapai miliaran rupiah.

“Tahun ini target PAD Rp 3,5 miliar,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Adi Suwignyo melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Sabila Rosad saat dikonfirmasi.

Tentu angka tersebut tak bisa dibilang kecil. Karena di tahun lalu, Disparbud belum dapat memenuhi target yang ditetapkan. PAD dari sektor wisata baru terkumpul Rp 3,4 miliar. Artinya masih ada kekurangan sekitar Rp 100 juta.

Namun, Rosad mengaku tetap percaya diri. Menurutnya, Disparbud mampu mencapai target itu. Karena sebelum pandemi, pihaknya pernah mengumpulkan PAD parisiwata hingga Rp 5 miliar.

“Setelah pandemi ada penurunan. Tapi kami optimistis dapat mengembalikan ke angka tersebut,” tegasnya. Rosad menambahkan, PAD tersebut berasal dari tiga tempat wisata di Kabupaten Kediri. Yaitu Simpang Lima Gumul (SLG), Gunung Kelud, dan Air Terjun Besuki.

Rosad mengatakan, PAD pariwisata terus bertambah untuk tiap tahunnya. Karena di tahun 2022, target PAD pariwisata hanya Rp 2,2 miliar. Di tahun itu Disparbud berhasil memperoleh PAD hingga Rp 2,57 miliar. “Semoga di tahun ini dapat terus naik. Kalau bisa sampai mencapai target,” tandasnya.

Lalu apa saja yang sudah dilakukan dinas untuk mencapai target itu? Menanggapi pertanyaan itu Rosad mengatakan jika promosi terus dilakukan untuk menggaet pengunjung. Promosi tersebut juga intens dilakukan di beberapa media sosial.

Salah satu promonya seperti yang terjadi pada 14 Februari lalu. Bagi masyarakat yang telah melakukan pemungutan suara diperbolehkan masuk ke Gunung Kelud secara cuma-cuma. Selain itu dinas juga terus melakukan event di ketiga tempat wisata tersebut. Dengan tujuannya untuk menarik pengunjung.

“Kami terus lakukan evaluasi. Juga membuat event yang bisa menarik pengunjung untuk datang,” pungkas Rosad. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kabupaten kediri #wisata #gunung kelud #sektor wisata