Sumber ini tak hanya untuk kebutuhan pertanian saja. Namun juga untuk mendulang pendapatan di sektor wisata. “Sejak 2019 lalu digunakan sebagai tempat wisata,” terang Sekretaris Desa (Sekdes) Fuldzatun Nabila.
Sebelum menjadi tempat wisata, di sekitar sumber sudah banyak berdiri lapak pedagang makanan. Sehingga jadi jujukan warga desa dan sekitarnya. Setelah dijadikan destinasi wisata, pemdes menambah dengan beberapa fasilitas. Seperti membangun gazebo, tempat berjualan, musala, dan toilet. Juga menebarkan ikan di area sumber.
Nabila menambahkan, dua sumber itu punya kelebihan. Yaitu airnya tidak pernah surut meskipun sedang musim kemarau. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri.
Masing-masing sumber punya pengelolanya sendiri. Mereka pun ketat memberlakukan peraturan agar kelestariannya terjaga. Seperti tidak boleh mengambil ikan maupun membuang sampah sembarangan.
Kini, sumber ini juga banyak dilirik wisatawan. Karena jadi destinasi rekreasi yang ramah kantong. Selain itu, juga sering digunakan sebagai lokasi senam maupun pertemuan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah